Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Eksperimen Gagal, Dua Tuntutan Menimpa Sony

Eksperimen Gagal, Dua Tuntutan Menimpa Sony


- detikInet

Jakarta - Sony menerima dua tuntutan, setelah mengeluarkan CD Sony BMG yang ditambahkan dengan software anti pembajakan 'Extended Copy Protection (XCP)'. Software hasil eksperimen tersebut, memiliki masalah keamanan.Tuntutan tersebut berasal dari Jaksa Agung Texas Greg Abbott, karena adanya pelanggaran hukum anti spyware. Program anti pembajakan XCP milik Sony dapat menyembunyikan berkas ketika Compact Disc (CD) musik dimainkan di komputer. Tuntutan lainnya berupa tuntutan masal atau class action, dari kelompok aktifis yang berbasis di San Francisco, Electronic Frontier Foundation (EFF). Class action diajukan ke pengadilan tinggi California. Jaksa Agung Texas menuntut agar Sony menghentikan penjualan CD yang disertai software anti pembajakan XCP, serta denda sebesar US$ 100 ribu (US$ 1 = Rp 10,098 Sumber: detik.com) untuk setiap pelanggaran pada undang-undang anti spyware. Sedangkan EFF menuntut agar Sony bersama pembuat software First4Internet dan SunnComm MediaMax, bertanggung jawab atas kerusakan komputer yang disebabkan XCP. "EFF puas karena sebelumnya Sony telah memberitahukan risiko keamanan yang disebabkan CD XCP, termasuk mengambil kembali CD yang bermasalah. Bagaimanapun juga, mereka masih perlu bertanggung jawab terhadap masalah yang disebabkan software XCP," imbuh EFF seperti dikutip detikinet dari Channel News Asia, Rabu (23/11/2005)."Para penggemar musik seharusnya tidak meng-install sesuatu yang membahayakan, mereka seharusnya hanya mendengarkan musik yang mereka inginkan. Kenapa konsumen harus memutar hasil eksperimen dari Sony BMG?" ujar Direktur EFF Cindy John.Greg menuntut CD Sony BMG dengan tuduhan, Sony telah meng-install spyware ke komputer. "Sony telah membuat teknologi yang dapat menyembunyikan fi di komputer. Konsumen yang membeli CD Sony mengira mereka membeli musik, padahal sebenarnya mereka menerima spyware yang dapat merusak komputer," ujar Jaksa Agung Greg Abbot.Sejak minggu lalu Sony telah menghentikan pemasaran CD software XCP yang dikembangkan oleh perusahaan pihak ketiga, dan mengizinkan konsumen untuk mengganti CD XCP dengan versi tanpa XCP. (nks/)







Hide Ads