Bertemu SBY, Microsoft Sarankan Indonesia Ikuti Cina
- detikInet
Busan -
Dalam kunjungan kenegaraannya ke Korea, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan perwakilan Microsoft. Microsoft menyarankan Indonesia ikuti cara yang ditempuh Cina untuk mengembangkan teknologi informasi (TI).Pertemuan berlangsung pada hari terakhir SBY di Korea, Minggu (20/11/2005), untuk mengikuti KTT APEC 2005. Seusai mendampingi SBY menerima perwakilan Microsoft, juru bicara kepresidenan Dino Pati Djalal menyampaikan isi pertemuan tersebut kepada wartawan. Wartawan detikcom, Luhur Hertanto melaporkan dari Busan. "Idenya adalah dari TI bisa digunakan untuk transparansi," kata Dino Patti Djalal di Busan, Korea Selatan, usai mendampingi SBY menerima Chief Technology Officer Microsoft Amerika Serikat, Craig Mundie. Menurut Dino, dalam pertemuan selama 30 menit tersebut, Microsoft memaparkan penggunaan TI untuk keperluan yang lebih luas. TI dikatakan tidak lagi sekadar untuk urusan bisnis sebagaimana lazimnya saat ini, melainkan juga untuk pemberdayaan dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta transparansi. Sementara untuk proses alih teknologi, Mundie menyebut Cina dan India bisa dijadikan teladan. Dengan metodenya masing-masing, dua negara itu kini menjadi kampiun TI di wilayah Asia. Pihak India memilih mengembangkan TI dengan menerima proyek outsourcing dari perusahaan besar dari negara-negara lain. Metode demikian memacu tumbuhnya usaha kecil dan menengah (UKM) di bidang TI. Tidak heran, kini komunitas TI di India jumlahnya sangat besar. Sebaliknya, Cina keberatan menerima outsourcing. Tapi justru itu membuat penguasaan teknologi Cina lebih unggul bila dibandingkan dengan India. "Ia (Mundie-red) menyarankan kita mengikuti Cina," imbuh Dino.
(nks/)