Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Saksi Dugaan Korupsi MentawaiOnline.com Segera Diperiksa

Saksi Dugaan Korupsi MentawaiOnline.com Segera Diperiksa


- detikInet

Padang - Ongkos mahal ternyata bukan jaminan untuk mendapatkan produk bagus. Di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) misalnya. Meski telah menghabiskan anggaran nyaris sebesar 2 miliar rupiah untuk pembuatan situs web www.mentawaionline.com, situs milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut ternyata hanya dinilai biasa-biasa saja. Pembuatan situs ini diduga sarat dengan praktik-praktik korupsi.Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Antasari Azhar, ketika dihubungi detikcom di kantornya, jalan Raden Saleh Padang, Selasa (27/9/2005) mengatakan, pihaknya sedang menyidik kasus situs web yang dibuat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)Mentawai tersebut. "Kita belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Kita akan fokuskan perhatian pada aliran dana proyek pengadaan situs tersebut yang menghabiskan dana sebesar Rp 1,953 miliar. Rencananya, kita akan mulai memeriksa para saksi Kamis mendatang," ujarnya. Dikatakan Antasari, di antara saksi yang akan diperiksa dan terkait dengan proyek situs ini adalah enam pejabat Bappeda Mentawai dan sejumlah nama dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) salah satu perguruan tinggi swasta di Padang yang menjadi mitra pengerjaan situs tersebut.Sebenarnya, proyek situs www.mentawaionline.com tersebut sudah diluncurkan sejak 25 Desember 2003 lalu. Dalam perjalanannya, Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Sumatra Barat sudah dua kali memprotes Pemkab Mentawai soal mekanisme dan proses pelaksanaan proyek melalui penunjukan langsung. Apalagi, nilai proyek ini juga dinilai terlalu besar dibanding situs pemerintah daerah lainnya di Sumbar yang hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 300 juta. (wsh/)




Hide Ads