Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Di Universitas California
Pencurian Laptop Berbuntut Pencurian Identitas?
Di Universitas California

Pencurian Laptop Berbuntut Pencurian Identitas?


- detikInet

Jakarta - Sebuah komputer jinjing berisikan data pribadi 98 ribu mahasiswa dan pelamar Universitas California, Berkeley berhasil ditemukan kembali. Tak pasti apakah informasi terkait sudah dimanfaatkan untuk tindak kejahatan atau belum.Laptop yang menyimpan data seperti nama dan nomor jaminan sosial itu dikabarkan hilang dari kantor divisi lulusan universitas. Akibatnya pihak universitas terpaksa menghimbau lebih dari 98 ribu orang mahasiswa dan pelamar agar waspada terhadap pencurian terkait.Menurut pihak universitas, seorang laki-laki asal San Francisco sudah ditahan oleh pihak berwajib atas tuduhan kepemilikan barang curian. Hal ini terbukti setelah pihak penyelidik menemukan laptop tersebut dibeli lewat internet oleh seseorang yang tinggal di South Carolina."Polisi UC tetap melakukan investigasi meski analisa lab belum bisa memutuskan apakah data kampus terkait pernah diakses atau belum. Belum ada petunjuk akan adanya pencurian identitas atau siapa individu yang terlibat di pencurian identitas itu. Sepertinya, kasusnya sederhana, pencuri hanya ingin menjual laptop curian itu saja," papar wakil dari Universitas California seperti dilansir Reuters yang dikutip detikinet Jumat (16/9/2005).Pihak forensik mengatakan, file di laptop sudah dihapus dan ditulis kembali dengan sistim operasi anyar. Hanya sisa data yang tertinggal. Dan mustahil untuk memutuskan apakah file yang dilindungi password itu sudah terakses atau belum."Laki-laki asal San Francisco yang ditangkap itu menjelaskan pada polisi bahwa dia hanya memasang sistim operasi baru atau menghapus dan membersihkan data lama dari komputer sebelum menjual laptop itu secara online," kata salah seorang wakil universitas mengakhiri. (ien/)







Hide Ads