Selasa, 06 Nov 2018 14:03 WIB

Jadi Anggota Dewan ITU, Indonesia Dorong Transformasi TIK Global

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Dok. Kemenkominfo Foto: Dok. Kemenkominfo
Jakarta - Indonesia kembali terpilih jadi anggota dewan regulasi radio internasional dan telekomunikasi global, Internasional Telecommunication Union (ITU), tepatnya di Council Member Region E.

Agenda untuk mendorong transformasi global dan kebijakan afirmatif atau keberpihakan mengenai pemerataan akses internet ditawarkan oleh Indonesia.

"Alhamdulillah, Indonesia dipilih (kembali) sebagai Council Member Region E bersama 12 negara lainnya yaitu Australia, Tiongkok, India, Iran, Jepang, Kuwait, Pakistan, Filipina, Korea Selatan, Saudi Arabia, Thailand dan UAE," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara usai pengumuman Council Member ITU di Dubai, Uni Emirat Arab.




Melalui lobi dan pertemuan, Delegasi Republik Indonesia yang dipimpin langsung oleh Rudiantara berhasil menggalang dukungan untuk Indonesia menjadi Anggota Dewan ITU.

"Tugas menanti kita untuk bisa men-drive proses percepatan transformasi ITU dalam ITU Council," ungkap Rudiantara optimistis.

Menkominfo mengklaim model kebijakan keberpihakan Indonesia jadi referensi pemerataan akses internet secara global, khususnya untuk mengatasi setengah populasi dunia yang belum memiliki akses ke internet.

Bahkan, Rudiantara berujar, Sumber Daya Manusia (SDM) dari Kominfo dan Indonesia akan menjadi konsultan ITU guna mengeksekusi kebijakan keberpihakan tersebut.

"SDM Kominfo atau BAKTI dan industri bisa menjadi narasumber atau konsultan bagi ITU dalam mengeksekusi kebijakan keberpihakannya," sebutnya.




Pria yang akrab disapa Chief RA ini mengharapkan orientasi global sebagai anggota Dewan ITU bisa menjadi nilai tambah tanpa mengesampingkan kebijakan dalam negeri.

"Sudah saatnya Kominfo senantiasa berorientasi internasional tanpa meninggalkan kewajiban nasional. Sekali lagi, Kominfo bisa!" tandasnya.

Konferensi badan pembuat kebijakan tertinggi ITU yang diadakan empat tahun sekali itu menjadi kunci arah kebijakan dan peran organisasi di masa depan berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di seluruh dunia. Seluruh negara anggota ITU menetapkan kebijakan umum perserikatan, mengadopsi rencana strategis dan keuangan empat tahun; dan memilih council member atau anggota dewan.




Tonton juga 'Kata Menkominfo soal Situs Capres Dijual Mahal':

[Gambas:Video 20detik]

(agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed