Rabu, 10 Okt 2018 16:03 WIB

Tesla Digugat karena Menunggak Pajak

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Tesla Gigafactory di Reno, Nevada. Foto: Istimewa/YouTube/Duncan Sinfield Tesla Gigafactory di Reno, Nevada. Foto: Istimewa/YouTube/Duncan Sinfield
Jakarta - Tesla digugat oleh pemerintahan negara bagian Nevada karena tak membayar tunggakan pajak pengangguran ke Unemployment Compensation Fund sebesar USD 655 ribu atau sekitar Rp 9,9 miliar.

Menurut pernyataanya, Tesla berutang pada Employment Security Division negara bagian Nevada. Pembayaran pabrikan mobil elektrik itu pada Q1 dan Q2 2018 tak bisa menutupi semua utang mereka pada periode itu, yang mencapai USD 68 juta dan USD 55 juta.

Tunggakan ini berasal dari pabrik Gigafactory mereka yang berlokasi di Reno, Nevada, Amerika Serikat, tempat mereka membuat baterai dan sejumlah komponen untuk mobil Model 3-nya. Pihak Tesla berkilah kalau utang ini hanyalah kesalahan administrasi.

"Ini adalah hasil dari kesalahan administrasi, dan kami sudah memproses pembayarannya hari ini untuk merefleksikan tarif kontribusi asuransi pengangguran yang baru. Selama 18 bulan ke belakang, Tesla sudah membayar lebih dari USD 3,3 juta pajak pengangguran ke Nevada," ujar juru bicara Tesla.


Tesla sendiri saat ini tengah berada dalam tekanan besar untuk bisa menghasilkan keuntungan. Pasalnya mereka baru sekali meraup keuntungan pada sebuah kuartal.

Mereka sudah menghabiskan uang sebanyak USD 1 miliar selama Q1 2018 yang membuat sisa uang simpanan mereka hanya USD 2,7 miliar, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (10/10/2018).


(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed