Menurut pernyataanya, Tesla berutang pada Employment Security Division negara bagian Nevada. Pembayaran pabrikan mobil elektrik itu pada Q1 dan Q2 2018 tak bisa menutupi semua utang mereka pada periode itu, yang mencapai USD 68 juta dan USD 55 juta.
Tunggakan ini berasal dari pabrik Gigafactory mereka yang berlokasi di Reno, Nevada, Amerika Serikat, tempat mereka membuat baterai dan sejumlah komponen untuk mobil Model 3-nya. Pihak Tesla berkilah kalau utang ini hanyalah kesalahan administrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka sudah menghabiskan uang sebanyak USD 1 miliar selama Q1 2018 yang membuat sisa uang simpanan mereka hanya USD 2,7 miliar, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (10/10/2018).
(asj/krs)