BERITA TERBARU
Jumat, 10 Agu 2018 07:25 WIB

Cerita di Balik Hilangnya Gambar Porno di Internet

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: unsplash Foto: unsplash
Jakarta - Gambar porno di mesin pencari internet seperti Google, perlahan tapi pasti mulai mengilang dari peredaran. Kenapa bisa demikian?

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah berkoordinasi dengan para penyelenggara jasa internet (ISP) untuk mengaktifkan fitur safe mode, di mana nantinya pengguna internet saat mencari informasi dengan keyword bernada pornografi, maka gambar porno tidak akan muncul di Google Images.

"Kita dorong agar bagaimana Google tidak menampilkan yang negatif dengan keyword tadi tidak muncul, itu caranya di-setting safe search dengan bekerja sama dengan ISP untuk mengkonfigurasi setting jaringan pada pencarian safe mode di Google," tutur Plt Kabiro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza di Jakarta.



Fitur safe mode ini, sejatinya bisa diatur sesuai keinginan pengguna saat berseluncur di Google. Tetapi, saat ini safe mode telah diaktifkan, sehingga pengguna internet tidak bisa lagi mencari gambar porno di platform milik Sergey Brin dan Larry Page itu.

"Sebelumnya fitur ini tergantung pengguna, namun sekarang tidak bisa diotak-atik lagi, sudah di-default ini dari ISP," ungkap Noor.

Kominfo pun memperluas koordinasi dengan para ISP untuk 'menghilangkan' gambar porno di Google Images.



Noor mengatakan sebelumnya pada pekan lalu, pemerintah menggaet tiga ISP. Namun, kini melonjak sampai 25 ISP. "Ke-25 ISP ini sudah meliputi 96% atau 99% user (pengguna internet di Indonesia)," ujar dia.

Mengenai platform mesin pencari internet lainnya, sebut saja Bing dan media sosial, Noor mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan kebijikan yang sama di sana.

"Tujuan pemerintah itu melindungi internet ini dengan memberikan konten positif kepada masyarakat dengan mengeliminasi konten negatif. Internet itu kan global, tanpa batas, dengan mode filtering itu cara pemerintah memberikan konten positif, khususnya kepada remaja dan anak-anak," tandasnya. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed