FBI Tangkap Delapan Pembajak Online
- detikInet
Jakarta -
Petugas Amerika telah menangkap delapan orang karena melakukan perdagangan musik, game dan software secara ilegal di internet. Departemen Keadilan mengatakan, mereka adalah kunci jaringan pembajakan online. Kedelapan pembajak itu ditangkap dalam operasi pemeriksaan yang dilakukan polisi internasional di 15 negara. John C Richter, Acting Assistant Attorney mengatakan, "operasi ini merupakan bagian dari strategi perlindungan pemilik hak cipta yang dikoordinasikan Departemen Keamanan, untuk melindungi pemilik hak cipta dari pencurian online. Para pencuri telah mencuri dan menjual karya seseorag yang sangat sulit untuk diciptakan," katanya seperti dilansir detikinet, Senin (1/8/2005) dari BBC News.Kedelapan orang yang ditangkap atas tuduhan melanggar hak cipta di Charlotte, North Carolina. Mereka diciduk dalam dua penyelidikan FBI yang dikenal dengan nama Operation FastLink dan Operation Site Down.Penyelidikan yang dilakukan Amerika ini mencakup 15 negara lain yaitu Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Hungaria, Israel, Singapura, Spanyol, Swedia, Belanda, Portugal, Inggris dan Amerika. Departemen Kehakiman menduga, kedelapan tersangka ini merupakan pemimpin perdagangan ilegal online atas materi-materi yang dilindungi hak cipta. Operasi mereka selama ini dikenal dengan "warez scene". Mereka menceritakan, begitu copy film atau game baru muncul, materi bajakannya langsung dikirimkan ke server di seluruh dunia hanya dalam hitungan menit dan membentuk jaringan file-sharing. "Operasi FBI di Charlotte ini sangat sukses dalam mengidentifikasi dan mengumpulkan bukti individu-individu yang menjadi sumber utama pembajakan materi digital di seluruh dunia," ujar Robert Clifford, Acting Special Agent-in-Charge. "Hal itu menunjukkan bahwa kejahatan cyber dapat diidentifikasi dan tersebar di seluruh dunia," imbuhnya.
(nks/)