BERITA TERBARU
Rabu, 11 Apr 2018 08:59 WIB

Facebook Minta Tunda 'Penyelidikan' DPR Soal Kebocoran Data

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
FOKUS BERITA Facebook Dipanggil DPR
Jakarta - Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi I DPR RI dengan Facebook Indonesia yang dijadwalkan digelar pada hari ini, Rabu (11/4/2018) harus ditunda.

Penundaan RDPU ini telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais. Disampaikan politikus PAN tu, bahwa penundaan tersebut dilakukan oleh pihak Facebook Indonesia.

"Facebook-nya yang minta ditunda karena nunggu testify (bersaksi)-nya (CEO Facebook) Zuckerberg di Kongres Amerika Serikat," ujar Hanafi melalui pesan singkatnya kepada detikINET.



Meski mengalami penundaan, Komisi I berencana tetap memanggil Facebook Indonesia, dijadwalkan kedua belah pihak dapat bertemua pada pekan depan.

"Jadi, kita panggil ulang Facebook Indonesia, Selasa depan," ucapnya.

detikINET pun sempat menghubungi pihak Facebook Indonesia terkait mengonfirmasi penundaan RDPU dengan Komisi I DPR RI ini. "Untuk hari ini kami tidak ada jadwal RDP dengan DPR," kata perwakilan Facebook Indonesia.

Facebook Minta Penundaan 'Penyelidikan' DPR Soal Kebocoran DataFoto: Reuters


Sementara di waktu yang hampir bersamaan, pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg baru saja 'disidang' oleh parlemen Amerika Serikat terkait skandal penyalahgunaan data oleh Cambridge Analytica, di mana ada 87 juta pengguna yang disalahgunakan, di mana satu juta diantaranya berasal dari Indonesia.

Zuckerberg sendiri terlihat menyesal dan mengakui kesalahannya tidak langsung menginformasikan pengguna atas kasus ini. Namun ia berulang kali coba meyakinkan para anggota parlemen bahwa data pelanggan aman, dan tidak dijual oleh Facebook. Bos Facebook itu berjanji akan bertanggung jawab atas kondisi yang menerpa perusahaan rintisannya itu.



"Jelas kini bahwa kami tidak melakukan upaya yang cukup untuk mencegah alat ini digunakan untuk hal yang berbahaya," katanya. "Kami tidak memiliki pandangan cukup luas atas tanggung jawab kami dan itu adalah sebuah kesalahan," lanjut Zuck.

"Itu adalah kesalahan saya, dan saya minta maaf. Saya yang memulai Facebook, saya menjalankannya, dan saya bertanggung jawab atas yang terjadi saat ini," masih kata Zuckerberg di hadapan 40 anggota senator yang hadir dalam rapat parlemen tersebut.

Saksikan video 20Detik untuk mengetahui alasan batalnya pertemuan Facebook Indonesia dan Komisi I DPR RI di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(agt/afr)
FOKUS BERITA Facebook Dipanggil DPR

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Jaringan XL Diklaim Selimuti 93% Indonesia

    Jaringan XL Diklaim Selimuti 93% Indonesia

    Jumat, 27 Apr 2018 10:18 WIB
    Hingga saat ini, cakupan jaringan data operator seluler ini telah melayani di kurang lebih 4.226 kecamatan yang berada di 406 kota/kabupaten di Tanah Air.
  • Pasar Ponsel Melemah, Samsung Tetap Untung

    Pasar Ponsel Melemah, Samsung Tetap Untung

    Jumat, 27 Apr 2018 09:30 WIB
    Samsung Electronic mengungkap pasar ponsel secara global melemah dan memperlambat pertumbuhan pemasukkannya. Kendati begitu mereka masih meraup keuntungan.
  • Nokia N Series Siap Bangkit dari Kubur

    Nokia N Series Siap Bangkit dari Kubur

    Jumat, 27 Apr 2018 09:04 WIB
    HMD Global kembali akan membangkitkan ponsel Nokia yang tenar di masanya. Vendor asal China itu dikabarkan bakal merilis ponsel N-Series dalam waktu dekat.
  • Janji Untung Cuma 5% ala Xiaomi

    Janji Untung Cuma 5% ala Xiaomi

    Jumat, 27 Apr 2018 07:23 WIB
    Bos Xiaomi Lei Jun berjanji kalau perusahaannya itu akan membatasi laba bersih alias untung setelah pajak untuk penjualan produknya sebesar 5%. Kenapa?
  • Ganti Presiden, Nintendo Siap Pecahkan Rekor

    Ganti Presiden, Nintendo Siap Pecahkan Rekor

    Jumat, 27 Apr 2018 06:45 WIB
    Nintendo mengumumkan nama baru yang akan menjadi presiden. Pergeseran jabatan ini diharapkan dapat mengalahkan rekor keuntungan yang ditorehkannya 9 tahun lalu.