Ubek-Ubek Komputer Ketua KPU
KPK Cari Bukti Digital?
- detikInet
Jakarta -
Empat penyidik KPK selesai menggeledah ruang kerja Ketua KPU sekitar pukul 14.10 WIB, Jumat (20/5/2005). Mereka keluar dari ruangan Nazaruddin dengan membawa dua koper kecil dan satu koper besar. Tidak ada komentar dari mereka tentang penggeledahan yang mereka lakukan. Setelah memasukkan koper-koper itu ke dalam mobil, para penyidik KPK ini langsung tancap gas meninggalkan Kantor KPU yang berada di Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat itu. Apa yang disita penyidik KPK? Belum jelas. Tapi, informasi dari staf Nazaruddin yang keberatan disebutkan namanya, memang ada berkas-berkas yang dibawa penyidik. Tapi, dia tidak tidak mengetahuinya secara pasti. Yang jelas, penyidik KPK sempat memeriksa komputer Nazaruddin Sjamsuddin. Penyidik juga memeriksa komputer sekretaris pribadi Nazaruddin. Pemeriksaan dua komputer itu cukup lama. Konon data-data dalam hardisk kedua komputer tersebut 'disedot' oleh para penyidik. Metode ini dikenal juga sebagai digital forensic, umumnya digunakan untuk mencari bukti-bukti digital dalam sebuah komputer sesuai prosedur pemeriksaan barang bukti. Metode Digital forensic sebelumnya pernah dilakukan dalam penyidikan kasus Imam Samudera terhadap notebook milik terdakwa kasus bom Bali itu. Selain itu, metode ini juga dipakai dalam penyidikan kasus pembobolan situs KPU yang dilakukan Dani Firmansyah tahun lalu.
(wsh/)