Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Masuk di Dokumen Investigasi BPK
Integrasi: Kami Hanya Pengusaha
Masuk di Dokumen Investigasi BPK

Integrasi: Kami Hanya Pengusaha


- detikInet

Jakarta - PT Integrasi Teknologi masuk dalam laporan investigatif BPK mengenai pengadaan logistik KPU. Selama ini Integrasi memilih bungkam. Seperti apa posisi Integrasi sebenarnya? Berikut ini keterangan Andy S. Hidayat, Direktur Utama Integrasi, dalam bincang-bincang khusus kepada detikinet Jumat (29/04/2005).Detikinet: Bagaimana sebenarnya awal mula keterlibatan PT Integrasi Teknologi Tbk. (PIT) dalam proyek TI KPU? Mengapa akhirnya harus berbentuk konsorsium?Andy S. Hidayat: Pada saat itu semua orang tahu ada proyek besar TI di KPU. Takut menyesal nantinya, kami coba-coba ikut. Setelah tahu scopenya sangat besar, maka kami bentuk konsorsium dengan Multidata, Compnet, Harisma, dan Intikom. Tujuannya supaya bisa saling melengkapi, ada ahli di network, data center, dan ada yang punya cabang banyak di mana-mana. Gabungan dari lima perusahaan itu menjadikan kami organisasi yang lumayan besar, konsorsium kami punya total karyawan lebih dari 600 orang dan omset penjualan kira-kira 500 milyar, jadinya proyek KPU relatif kecil, hanya 1/3 dari omset gabungan kami. Dalam proses tender, pernah proses tender diulang satu kali, sehingga pemenang baru didapatkan setelah tender diulang. Pemenangnya adalah PIT. Padahal di tender yang pertama, PIT bahkan tidak masuk sama sekali dalam kualifikasi sebagai finalis. Bisa dijelaskan? Saya tidak tahu cerita sebenarnya, yang kompeten menjawab ini mestinya panitia tender. Yang saya tahu masalah internal kami, saat itu kami kena disqualified karena dokumen kami kurang lengkap, kami sempet lemes waktu itu, sudah capek-capek tidak tidur tapi gagal karena hal sepele.Sebenarnya berapa nilai tender yang PIT ajukan saat itu, dan berapa nilai proyek yang akhirnya dikerjakan? Apakah PIT pernah menyiapkan dan/atau mengeluarkan semacam dana taktis agar pelaksanaan proyek TI KPU dapat berjalan lancar? Nilai proyek total adalah sekitar Rp. 140 milyar plus PPN. Kami menang tender karena harga kami yang paling murah, dan score kami paling tinggi. Pada saat anwising panitia tender berkali-kali menegaskan bahwa jangan ada 'lemak.' Yang ada 'lemak' pasti kalah karena tidak kompetitif. Dan kami semua diharuskan tanda tangan surat pernyataan tidak KKN dengan orang KPU. Oleh karena itu kami menawarkan dengan harga terbaik 'non fat'. Tidak ada lagi 'lemak', tidak ada dana taktis, tidak ada cadangan yang aneh-aneh.Bisakah disebutkan, berapa secara umum alokasi nilai proyek tersebut untuk pengadaan hardware dan software? Apakah benar, seperti yang banyak diperkirakan orang, bahwa terjadi mark-up harga pada nilai proyek TI KPU?Semua orang TI tahu, nggak mungkin mark-up di hardware dan paket software, ini komoditi, terlalu obvious atau kentara banget, harga bisa dicek di Internet. Sama seperti harga gula atau beras, mau dimarkup berapa? Yang masih berpikiran begitu salah besar. Saya jamin, tidak ada markup. Sekali lagi tidak ada mark-up. Silakan dicek saja, contohnya, kami jual 8000 unit desktop PC HP harganya hanya Rp.6 juta, dibandingkan dengan reklame di koran, harga kita lebih murah. Software paket Microsoft Office discountnya kalau nggak salah 30-35%, lebih murah dari yang kami jual ke swasta. Apakah dimenangkannya PIT oleh KPU, berpengaruh terhadap harga/nilai saham PIT di BEJ? Berapa poin? Pingin saya begitu mas, tapi kenyataannya tidak ada pengaruh yang signifikan, karena saham kami tidak likuid, atau tidak banyak diperjual-belikan di bursa. Saat pengumuman, seingat saya harga saham kami naik tertinggi sampai 75, tapi nilai transaksinya sangat kecil, hanya 100 jutaan rupiah total transaksi pada hari itu. Seratus juta lho, bukan milyar.Akhirnya proyek TI KPU menggunakan produk hardware merek Hewlett-Packard (HP) dan aneka software dari Microsoft. Pemilihan kedua merek tersebut, HP dan Microsoft, memang atas penawaran dari PIT ataukah sekedar mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan dalam dokumen resmi tender TI KPU? Kalau produk Microsoft sudah tidak ada pilihan, tapi untuk PC desktop, server dan network saat itu kami sendiri yang menentukan. Kami putuskan dalam rapat steering comitee konsorsium, awalnya kami mau model gado-gado, kombinasi Dell, IBM atau HP, kami cukup alot memperdebatkan itu, karena di konsorsium kami ada partner utama IBM dll. Tapi akhirnya steering comitee memutuskan semua pakai HP.Setelah pemenang tender TI KPU ditentukan, diinformasikan ada semacam 'jamuan terimakasih' kepada KPU. Salah satunya adalah dengan kunjungan ke Singapura. Apakah benar ada 'jamuan' tersebut, dan apakah merupakan inisiatif dari PIT?He he he he, Itu bukan 'jamuan terima kasih', itu namanya inspeksi barang. KPU ingin memastikan kesiapan kita, mungkin nggak percaya sama saya, jadi mereka inspeksi di pabrik HP dan gudang di pelabuhan di Singapura.Team KPU lihat sendiri barang-barang kami digudang yang siap dikapalkan, dan sebagian masih dirakit di pabrik HP.Belum lama berselang, BPK mengeluarkan hasil audit investigasi yang antara lain menyoroti tentang adanya penyimpangan dari proyek TI sebesar Rp 154 juta, dari total proyek senilai Rp 154 miliar. Bagaimana PIT menjelaskan hal ini?BPK lumayan teliti dalam hal ini, walaupun ada sedikit perbedaan dengan kami. Menurut kami, temuan 154 juta itu kurang tepat, raised floor sudah kami pasang di operator room, sesuai dengan hasil keputusan rapat pleno, mungkin KPU lupa menjelaskan ke BPK. Kalau RAM yang 512Kb, saya yakin cuman keselip, karena server kami semua 1024Kb, standar dari HP waktu itu, notebook saya aja 1024Kb masak server 512Kb. Seandainya benar, harganya hanya 5 jutaan, bukan 28 juta. Kami sudah kirim lengkap setahun yang lalu, Maret 2004, kalau diaudit lagi setelah 10 bulan kemudian lalu kurang, ya jangan nyalahin kami.Berdasarkan laporan keuangan PIT yang disampaikan kepada BEJ pada Desember 2004 lalu, PIT sepanjang 2004 dinyatakan masih merugi, walaupun angkanya sudah tidak sebesar pada sepanjang 2003. Sejauh mana pengaruh (keuntungan yang didapat oleh PIT) dari proyek TI KPU dalam memperbaiki angka kerugian yang dialami oleh PIT?Secara tepat angkanya saya tidak bawa sekarang, tapi proyek KPU sangat menyita waktu dan sumber daya kami. Kami all out mengerjakan ini, kami tidak mau gagal, jadi banyak karyawan kami yang kami libatkan di proyek ini supaya sukses. Secara financial memang membantu, tapi kami juga harus menanggung opportunity loss yang lumayan besar.Saat BPK melakukan investigasi terhadap PIT, apakah PIT mendapatkan tekanan-tekanan tertentu? Ataukah justru PIT sebenarnya telah memberikan sesuatu kepada BPK, seperti banyak diduga orang, agar investigasi BPK atas PIT dapat berjalan mulus? Kami tidak dapat tekanan dari BPK, kadang-kadang memang agak keras juga terhadap team kami, tapi ya memang pekerjaannya sebagai auditor, kami bisa memaklumi. Saya dapat laporan bahwa team audit investigasi yang kedua ini cukup kompeten dan mengerti betul TI. Kami tidak memberikan apa-apa kepada anggota BPK. Banyak yang nggak percaya ya kalau laporan BPK bagus, ada yang curiga kami ada main mata dengan BPK. Sekali lagi, kami tidak ngasih apa-apa ke orang BPK.Apakah menurut Integrasi ada semacam konspirasi untuk mengarahkan proses audit BPK atas TI KPU, hanya kepada pengadaan perangkat / infrastruktur data center dan workstation saja? He he he he, Kami hanya pengusaha, nggak ngerti politik mas, no comment saja, kalau ada yang punya rencana begitu, akan merusak bisnis kami, merugikan ribuan pemegang saham publik atau masyarakat dan tidak baik buat iklim bisnis di negeri kita.Sebenarnya selain pengadaan perangkat / infrastruktur data center dan workstation tersebut di atas, apalagi jenis proyek TI KPU lain yang terkait?Ada Telkom dan PSN, mereka menyediakan jaringan, rapat plenonya bersama-sama kami setiap Rabu. Kami banyak kerjasama karena proyek kami banyak keterkaitannya. Selain dua itu saya kurang tahu. (wsh/)




Hide Ads