Minggu, 24 Des 2017 16:54 WIB

Kominfo Bantah Blokir Situs dan Medsos FPI

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membantah adanya pemblokiran berulang kali terhadap situs dan akun media sosial (medsos) Front Pembela Islam (FPI).

Saat dikonfirmasi kepada Kominfo, Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Izza mengatakan pihaknya tidak melakukan pemblokiran. Selain itu, mereka juga tidak menerima permintaan pemblokiran situs dan akun medsos FPI.

"Dalam hal ini bukan (Kominfo yang blokir). Kominfo tidak ada permintaan memblokir," ujar Noor dalam pernyataannya melalui pesan singkat, Minggu (24/12/2017).

Diberitakan sebelumnya, FPI menyesalkan situs dan akun media sosial mereka berulang kali diblokir. FPI berencana melawan.

"Sudah berulang kali. Situs dan akun-akun kami di media sosial diblokir. Kami sangat dirugikan," kata Sekretaris Dewan Syuro DPD FPI DKI Novel Bamukmin kepada wartawan, Jumat (22/12/2017).

Novel Bamukmin.Novel Bamukmin. Foto: Grandyos Zafna

Menurut Novel, situs-situs yang diblokir itu di semua jenis media sosial mulai dari Facebook sampai Instagram. Situs resmi FPI juga ikut kena blok.

"Kerugiannya nyata. Kami kan perlu situs dan akun media sosial untuk menggalang dukungan untuk bantuan kemanusiaan. Kami ini kan terdepan dalam urusan bantuan kemanusiaan. Termasuk bantuan untuk Palestina," kata Novel.

Novel mengatakan pemblokiran itu sudah berulang kali terjadi. Dan yang terahir terjadi adalah pasca aksi peringatan 212 di Monas pada awal Desember kemarin.

"Selama ini begitu diblokir kita bikin baru. Tapi kami akan melawan ini. Kami akan melakukan aksi di Kominfo dan Facebook," kata Novel. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed