Terlebih lagi, Kominfo mendapatkan laporan juga adanya konten mesum seperti di aplikasi semacam Telegram hingga Twitter.
"Saya baru temukan. Itu juga akan kita surati," ujar Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata ada di Messenger-nya Facebook dan Telegram yang link langsung ke Tenor," ucapnya.
Tenor sendiri adalah penyedia layanan GIF yang sering dipakai beragam aplikasi, yang sayangnya mengandung konten tidak pantas. Kominfo kabarnya telah memblokir Tenor untuk mencegah munculnya gambar GIF mesum.
Kejadian ini membuat Kominfo akan memanggil kembali Google dkk, di mana nanti dibahas mengenai penanganan konten negatif di masing-masing platform. Soal detail kapan pemanggilan tersebut, Semmy masih enggan menyebutkannya.
"Kita akan panggil dalam waktu dekat. Pokoknya semua layanan, terutama yang search engine. Umpamanya begini, kalau di halaman depan sebagian sudah terblokir semua, kami klik nggak ada tapi begitu masuk ke gambar akan keluar (konten negatif termasuk gambar porno) karena itu masuknya ke cache," tuturnya. (fyk/fyk)