Rudiantara menuturkan bahwa saat ini laporan tersebut tengah diurus atau diproses, baik ke Facebook selaku induk perusahaan maupun langsung ke WhatsApp.
Adanya laporan konten porno di WhatsApp dari masyarakat, Rudiantara mengatakan pihak Facebook maupun WhatsApp diharapkan dapat bertindak cepat untuk menapis konten di layanan pesan instan dengan pengguna 1,2 miliar di seluruh dunia tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti sebelumnya diberitakan, saat sedang ramai beredar kabar kalau dengan melakukan pencarian di WhatsApp dengan cara tertentu, dapat ditemukan gambar bergerak berbentuk GIF yang mesum. Ketika dicoba di perangkat Android maupun iOS, ternyata kabar tersebut benar.
Memang fitur itu tersembunyi dan perlu dicari sendiri di WhatsApp. WhatsApp agaknya juga tidak pernah mengumumkannya. Namun jika sudah menemukan caranya, tentu menjadi masalah jika digunakan oleh anak di bawah umur.
Saksikan video 20detik tentang heboh konten porno yang ada di WhatsApp di sini:
(fyk/fyk)