Kamis, 10 Agu 2017 16:56 WIB

Banyak Mana Konten Negatif di Telegram, Facebook, dan Instagram?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Beberapa waktu lalu pemblokiran Telegram berhasil menyita perhatian masyarakat karena di dalam platform tersebut banyak konten berisikan radikalisme hingga terorisme. Bila dibandingkan penyedia layanan Over The Top (OTT) lain, platform mana yang paling banyak konten negatifnya?

Pada kenyataannya, memang bukan Telegram saja yang menjadi lumbung konten negatif, yang dalam konteks ini seperti pornografi, radikalisme, terorisme, SARA, hingga penipuan online.

Berdasarkan laporan masyarakat melalui email dan juga pemantauan kementerian lembaga di dunia maya selama separuh 2017, jumlahnya bisa ribuan aduan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyempitkan jumlahnya karena bisa saja aduan tersebut sama.

Alhasil, Kominfo paling banyak mengajukan penurunan (take down) di Facebook. Setidaknya ada 237 konten negatif di media sosial terpopuler sejagat itu yang diajukan untuk diturunkan. Di posisi berikutnya secara berurutan ditempati oleh Instagram 117 konten, YouTube 73 konten, Twitter 53 konten, dan Telegram 45 konten.

Perlu jadi catatan, 237 konten di Facebook tersebut tak selalu menyangkut dengan akun saja, tapi juga berkaitan dengan gambar atau video yang dinilai terlarang untuk diakses di Indonesia.


"Belum tentu akun tapi gambar juga. Instagram itu lebih ke konten, kalau YouTube itu pasti video, kalau Twitter itu yang diajukan akun sehingga sedikit jumlahnya, dan Telegram lebih ke saluran publik yang diturunkan," ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Noor Iza di Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Setelah Kominfo mengajukan untuk penurunan konten negatif di platform masing-masing, tidak semua disetujui oleh penyedia layanan OTT tersebut.

"Tidak semua. Rata-rata di atas 55% yang dipenuhi untuk diturunkan," sebutnya. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..