Rabu, 21 Jun 2017 19:45 WIB

Jokowi Minta Manfaatkan Teknologi, Kominfo Pangkas Birokasi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Menkominfo Rudiantara Menkominfo Rudiantara
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pemanfaatan teknologi informasi di jajaran pemerintahannya. Permintaan itu pun jadi landasan bagi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saat meresmikan Pelayanan Prima.

Pelayanan Prima tersebut bertujuan memberikan pelayanan publik secara one-stop service berupa proses berbasis e-licensing, dilengkapi Call Center 159 serta ruangan Pelyanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Diketahui, ruang PTSP ini berada di lantai satu Gedung Utama Komindo, Jalan Medan Merdeka Barat No.9.

"Kementerian Kominfo sejak 2015 terus melakukan penatakelolaan kembali sehingga birokrasi menjadi lebih efektif, efisien dan berorientasi kepada pelayanan publik. Persyaratan menjadi lebih sederhana, pemangkasan prosedur dan lamanya waktu pelayanan menjadi jauh lebih cepat yang tentu juga dibarengi dengan pelayanan publik secara online," tutur Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Rabu (21/6/2017).

Selain wujud dari Nawa Cita ke-2, yaitu membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya, juga sebagai pelaksana salah satu strategis Kominfo, yakni terwujudnya tata kelola Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bersih, efisien dan efektif.

Dengan demikian, pemohonan perizinan bidang pos, telekomunikasi dan penyiaran dapat mengajukan perizinan baru dan perpanjangan izin melalui www.pelayananprimaditjenppi.go.id.

Sebelum mendaftar, pemohon hanya perlu menyiapkan soft copy Surat Keterangan Domisili, Surat Kuasa Perusahaan/Instansi Pemohon, KTP Pemohon dan NPWP Perusahaan/Instansi Pemohon. Setelah itu, klik tombol Log in pada laman muka, pilih opsi 'Belum memiliki akun?' kemudian tinggal mengikuti alur yang ada.

Melalui situs e-Licensing ini pemohon juga dapat mengecek status permohonannya secara real-time tanpa perlu log in. Pemohon hanya perlu menginput Nomor Permohonan pada https://pelayananprimaditjenppi.go.id/layanan-informasi/cek-status-permohonan.

Selain itu, pemohon yang perlu memastikan keabsahan SK Izin yang terbit dapat langsung mengunduh aplikasi dari https://pelayananprimaditjenppi.go.id/app/app-elicense-qrcode.apk. Dengan aplikasi ini pemohon hanya perlu memindai QR code yang ada pada surat untuk melihat detil penerbitannya. Sementara untuk salinan SK Izin yang dilegalisir, pemohon dapat mengambilnya di ruang PTSP.

Sebelumnya dalam rapat terbatas pada tanggal 20 Juni kemarin, Jokowi menyerukan agar pemerintahan yang dipimpinnya melek dan memanfaatkan teknologi.

"Jangan sampai kita jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara lain dalam pelayanan publik dan administrasi kepada warga," kata Jokowi.

Sebab, melalui penerapan teknologi informasi kinerja ASN akan semakin dimudahkan dan cepat. Baginya, pelayanan publik merupakan ruh dari ASN itu sendiri.

"Saya tidak ingin ASN kita menghabiskan waktu berhari-hari untuk membuat SPJ yang jumlahnya dulunya berlembar-lembar atau menghabiskan waktu berjam-jam untuk memeriksa surat atau berkas-berkas yang menumpuk. Saya kira semua bisa kita disederhanakan melalui penggunaan teknologi informasi yang baik," tuturnya. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed