BERITA TERBARU
Kamis, 06 Agu 2015 09:11 WIB

Kronologi Hilangnya Asisten Cantik Presdir XL Hingga Ditemukan Tewas

Yudhistira Amran Saleh - detikInet
Hayriantira (Ist.) Hayriantira (Ist.)
Jakarta - Dilaporkan hilang, asisten cantik Presdir XL Axiata, Hayriantira (37) ternyata dibunuh kekasihnya Andy Wahyudi. Butuh waktu cukup lama untuk menguak misteri hilangnya Hairyantira atau Rian yang ternyata jadi korban pembunuhan.

- Hilang sejak November 2014

Hayriantira (37) dilaporkan hilang oleh keluarganya, sejak November 2014 lalu.

Menurut keterangan keluarga korban, lanjut Herry, korban sudah tidak bisa dikontak sejak November 2014 lalu. Saat itu, keluarga telah melakukan pencarian korban ke teman-teman dan orang terekat korban.

"Ibu korban sudah berusaha mencari informasi soal korban kepada teman-teman kantornya, teman sekolahnya dulu dan orang-orang terdekat korban tetapi korban tidak ditemukan," papar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti.

- Terakhir Ngantor dan Aktif di Twitter Oktober 2014

Perempuan yang akrab disapa Rian itu masih eksis di media sosial sampai awal Oktober tahun lalu.

Rian yang memakai akun @riantira di Twitter, terakhir ngetweet pada 15 Oktober 2014. Saat itu dia tengah bertegur sapa dengan seorang rekannya.

Di linimasa Twitter, Rian tergolong jarang berkicau. Dalam sebulan dia kira-kira hanya berkicau sekitar 6-7 kali, itu pun lebih ke postingan dia di path yang sudah tersinkronkan dengan Twitter.

General Manager Corporate Communication XL, Tri Wahyuningsih menyebut Rian terakhir berkantor pada Oktober 2014.

"Statusnya dia mantan karyawan XL. Terakhir ngantor Oktober (2014)," ujarnya

- 14 April 2015

Keluarga Hariyantira melaporkan hilangnya Hairyantira atau akrab disapa Rian pada tanggal ini. Tim Unit 1 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya selanjutnya melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap korban.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan selama April-Juli 2015 dilakukan pencarian

Polisi juga mencari teman dekat Rian, Andy Wahyudi (AW) yang bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan di Jatibening, Bekasi.

- 28 Mei 2015

Polisi mengungkap pemalsuan tandatangan terkait kepemilikan mobil Rian oleh Andy. Dari hasil Labfor diketahui, tandatangan untuk mengambil BPKP mobil Honda Mobilio B 1277 EOA milik Rian , di showroom Depok, ternyata dipalsukan Andy.

"Diketahui bahwa tandatangan tersebut hasil scanning," ujar AKBP Herry.

AW dalam pengakuan awalnya menyebut Rian memiliki utang sehingga mobil tersebut diberikan kepada AW sebagai pelunasan utang.

- 9 Juli 2015

AW ditangkap di rumahnya di Duren Sawit Jakarta Timur, terkait proses hukum kasus pemalsuan. Selama proses pemeriksaan kasus pemalsuan, AW tidak mengaku membunuh korban. Polisi juga mengamankan mobil milik Rian saat penangkapan.

- Pertengahan Juli

AW baru mengaku membunuh Rian di Hotel Cipaganti di Garut, Jawa Barat yang dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2014.

AKBP Herry menuturkan, polisi juga mengecek ke Polres Garut untuk mengkonfirmasi penemuan mayat di hotel dan tanggal yang disebutkan AW. "Dan ternyata memang ada," katanya.

AW mengaku membunuh korban dengan cara membekap mulutnya hingga tewas dan setelah itu mayat korban dimasukkan ke dalam bak mandi.

Dari CCTV hotel juga terlihat mobil Rian keluar dari hotel menggunakan pelat nomor palsu.

"Sejauh ini tersangka mengaku membunuh korban karena persoalan pribadi," ujar AKBP Herry.

(ash/ash)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed