Tuntutan Apple secara khusus ditujukan kepada State Intellectual Property Office, yang berwenang dalam perlindungan hak paten di China, serta Zhizhen Network Technology, perusahaan yang mengembangkan software serupa Siri.
Dilansir Xinhua, Kamis (27/2/2014), Apple sebelumnya pernah meminta State Intellectual Property Office untuk menyatakan paten 'asisten virtual' buatan Zhizhen invalid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, tahun lalu justru Zhizhen yang lebih dulu menuding Apple menyontek software 'Xiao i Robot'. Software yang dipatenkan pada 2004 itu dikatakan Zhizhen telah digunakan untuk mengembangkan Siri.
Zhizhen mengklaim produknya bekerja dengan cara yang sama dengan Siri. Aplikasi ini pun diterapkan untuk berbagai bidang termasuk telekomunikasi, finansial dan e-commerce.
(rns/ash)