WiLAN yang berkantor pusat di Ottawa, Kanada telah mendaftarkan tuntutannya di pengadilan Florida, Amerika Serikat (AS) pekan ini. Jika tuntutannya menang, WiLAN bisa meminta pengadilan mengeluarkan perintah untuk memblokir penjualan BlackBerry di Amerika Serikat.
Bulan lalu, RIM juga mendapat ancaman serupa dari Nokia. Kemenangan Nokia atas sengketa paten WLAN (wireless local area network) memberi peluang vendor asal Finlandia itu memblokir penjualan BlackBerry. Celakanya, Nokia sudah mengajukan permintaan itu ke pengadilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya WiLAN punya sejarah panjang memulai proses pengadilan agar RIM melisensi patennya. Didirikan pada 1992, WiLAN menamakan dirinya 'leading technology innovation and licensing company'.
Menurut WiLAN, saat ini perusahaannya melisensi properti intelektual ke lebih dari 260 perusahaan di seluruh dunia. Patennya digunakan di berbagai produk, termasuk handset 3G dan 4G, laptop dengan kemampuan WiFi serta WiFi dan broadband router. Total, lebih dari 3.000 paten dilisensikan.
Adapun paten berkaitan dengan Bluetooth menjadi senjata yang paling sering digunakan WiLAN membidik 'mangsa'. Pada 2010, WiLAN memperkarakan hampir 20 perusahaan teknologi besar, termasuk Apple dan Sony.
Tahun lalu, WiLAN juga meluncurkan sejumlah tuntutan tambahan melawan Apple, HP, Dell dan vendor lain, terkait dengan paten berhubungan dengan CDMA, HSPA, WiFi dan LTE.
Sedangkan tuntutan terbaru yang diarahkan ke RIM menuding si pembesut BlackBerry itu melanggar patennya di sejumlah produk termasuk BlackBerry Bold, Torch dan tablet BlackBerry PlayBook.
(rns/ash)