Seperti dikutip detikINET dari ConceivablyTech, Kamis (7/7/2011), tuntutan itu diajukan oleh sebuah perusahaan bernama IPVenture. Produk yang dianggap melanggar adalah dari jajaran Lifebook dan ThinkPad.
Tuntutan itu terbilang aneh karena metode yang dijabarkan dalam paten milik IPVenture dianggap sudah umum digunakan oleh berbagai notebook yang ada di pasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih aneh lagi, kedua paten itu diterima oleh IPVenture pada Maret 2009 dan Mei 2011. Keduanya mendeskripsikan 'manajemen suhu dan daya pada sistem komputer'.
Inti dari keduanya adalah: mengurangi kecepatan prosesor saat kipas notebook tak mampu menjaga suhu yang sehat untuk operasional.
Hal yang dipertanyakan dari paten itu adalah, apakah metode yang dideskripsikan memang terbilang baru pada saat paten ini diajukan, 22 Juni 2007.
Lebih lanjut, motivasi IPVenture dipertanyakan karena hak paten baru disetujui pada 3 Mei 2011 dan tuntutan segera diajukan pada 5 Juli 2011. Waktu yang singkat itu dianggap kurang cukup untuk melakukan negosiasi lisensi dengan perusahaan terkait.
(wsh/wsh)