Dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (28/6/2011), keduanya adalah Nasser Abul dan Lawrence al-Rashidi. Nasser mengkritisi keluarga penguasa di Bahrain dan Arab Saudi, sedangkan Lawrence mengejek emir Kuwait.
Pernyataan pejabat keamanan Kuwait menyebutkan kedua pria itu akan ditahan selama dua minggu lagi sebelum dilakukan sidang. Diperkirakan mereka akan didakwa mengganggu kepentingan negara dan penghinaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Bahrain, April lalu, sebuah gambar pria yang konon mengalami penyiksaan sebelum meninggal di tahanan sempat beredar di jejaring sosial. Pemerintahan setempat mempertanyakan peredaran gambar itu oleh aktivis lokal, namun tidak jelas apakah kasus itu juga akan dibawa ke pengadilan.
(wsh/wsh)