Rapor merah yang diberikan oleh Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto kepada Kementrian Kominfo, menurutnya, bukan menjadi alasan untuk reshuffle kabinet.
"Saya pikir itu hal yang wajar. Rapor merah itu kan penilaian dari UKP4. Dan itu adalah unit bentukan presiden untuk memberikan laporan tentang kinerja kabinet," ujarnya saat ditemui detikINET di Hotel Golden Flower, Bandung, Selasa malam (20/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah dirinya mendapatkan teguran langsung dari presiden atas laporan UKP4 ini, Tifatul dengan tegas membantahnya. "Tidak ada teguran dari presiden. Kalau ditanyakan begitu bagi saya biasa-biasa saja. Kita sudah bekerja on the track. Dan bagi saya kontrol itu hal yang wajar," katanya.
"Makanya waktu itu, pagi-pagi Julian (Aldrin Pasha, Juru Bicara Kepresidenan) mengatakan bahwa ini tidak ada hubungannya dengan reshuffle," sambung mantan Presiden PKS ini.
Berhembusnya isu reshuffle cukup santer. Namun Tifatul mengaku tidak khawatir. "Tidak. Saya tidak takut di-reshuffle. Apalagi kalau terkait dengan rapor merah tersebut. Yang penting kita lakukan apa yang terbaik untuk bangsa ini," tandas Menkominfo.
Β
(afz/rou)