Hal itu disampaikan Joe Biden, Wakil Presiden AS, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (23/6/2010). Menurut Biden, apa yang dilakukan situs-situs asing yang menjual produk bajakan karya produsen di AS adalah sama saja dengan pencurian.
"Tak berbeda dengan orang berjalan di Fifth Avenue dan memecahkan jendela Tiffany's lalu mengambil apa saja yang ada di situ," ujar Biden membuat perumpamaan dengan merujuk pada toko perhiasan Tiffany's yang ada di jalan Fifth Avenue, New York.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kami menunjukkan pada pemerintah negara asing akan adanya oknum yang melakukan bisnis ilegal di wilayah mereka, adalah tanggungjawab pemerintahan negara itu untuk merespon," tutur Biden.
Tidak disebutkan sanksi apa yang akan dikenakan AS pada negara yang tidak mau merespon dengan menutup situs yang dimaksud. Selama ini US Trade Representative Office disebut telah melakukan berbagai upaya untuk menutup situs yang ada di Russia, China dan beberapa negara lain.
(wsh/wsh)