"Kami tidak gagal. Departemen lain pun tidak. Tingkat kepuasan publik juga tinggi, 75%, jauh di atas saat Pilpres kemarin," ujarnya kepada detikINET saat ditemui di kantor Kementerian Kominfo, di Jakarta, Kamis (28/1/2010).
Tifatul yang mengusung sembilan agenda untuk program 100 hari mengklaim sudah 99% terpenuhi. Beberapa di antaranya adalah 25 ribu Desa Berdering, 100 Desa Pinter, dan kick-off pembangunan Palapa Ring di Indonesia bagian timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau programnya sudah bagus, kenapa tidak dilanjutkan saja," ujarnya. Lalu apa yang menjadi program orisinil dari Tifatul sendiri?
"Program original saya? Saya ingin rancang green BTS (pemancar telekomunikasi) bekerjasama dengan Departemen Pertanian menggunakan kotoran sapi. Biogas. Bau-bau sedikit tidak apa-apa," tandasnya. (rou/faw)