Cohen yang beberapa kali masuk majalah fashion top seperti Vogue ini memang pantas naik pitam. Pasalnya, ia dikata-katai sebagai wanita kotor, suka melacur dan tidak berkelas.
Β
Hakim di Manhattan, Amerika Serikat, akhirnya memerintahkan agar Google menyerahkan identitas sang blogger seperti alamat e-mailnya dan juga alamat IP (internet prtocol). Sang blogger memang menulis di blog kepunyaan Google, Blogger.
Begitu identitasnya dibuka, Cohen pun mengaku langsung menghubungi blogger yang melecehkannya tersebut. Ia juga menyatakan telah memaafkan perbuatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum jelas apakah Cohen berniat melanjutkan kasus ini di pengadilan. Pihak Google sendiri sudah menghapus blog bersangkutan. Namun mereka mengaku tetap akan melindungi privasi user dan hanya akan membuka identitas jika ada perintah pengadilan.
"Kami bersimpati dengan orang yang jadi korban pelecehan online. Kami juga memberi perhatian penuh pada masalah privasi dan hanya akan menyediakan informasi mengenai user atas perintah pengadilan," demikian pernyataan Google. (fyk/faw)