Pemasaran Word distop di Amerika Serikat karena teknologinya dinilai melanggar paten milik perusahaan bernama i4i. Namun Microsoft meminta keputusan itu ditunda sembari mereka mempersiapkan diri mengajukan banding.
Mereka tetap bersikukuh bahwa bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa Microsoft tidak melanggar paten dan pengadilan telah membuat beberapa kesalahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keputusan itu tidak hanya memblokir distribusi Word, namun juga seluruh paket Office yang mengandung program-program lain," demikian pernyataan Microsot.
"Kecuali jika Microsoft mampu mendesain ulang Word dan menyalurkannya ke seluruh distributor dalam waktu yang ditetapkan, Microsoft dan para distributor akan menghadapi kemungkinan gangguan masif terhadap penjualan," tambah Microsoft yang dilansir Telegraph dan dikutip detikINET, Kamis (20/8/2009).
Sedangkan pihak i4i sendiri mengaku tidak bermaksud untuk menghancurkan Word, namun lebih untuk melindungi patennya. Loudon Owen, chairman i4i malah menyatakan Microsoft memang seharusnya mengajukan banding terkait pentingnya Word bagi Microsoft. (fyk/faw)