Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Puluhan Perusahaan Indonesia Kebal Razia Software

Puluhan Perusahaan Indonesia Kebal Razia Software


- detikInet

Jakarta - Puluhan perusahaan di Indonesia selesai menjalani proses audit piranti lunak. Setelah terbukti --atau berjanji-- menggunakan software legal, mereka pun diganjar 'piagam anti razia software'.

Piagam bernama Piagam Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) itu layak disebut 'piagam anti razia software' karena diberikan beserta imunitas terhadap tindakan penegakan hukum alias razia software ilegal. Pemeberian piagam itu diselenggarakan oleh Sekretariat Piagam Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI) dan didukung oleh Bussines Software Alliance (BSA).

"Tujuan dari program ini adalah menyadarkan publik Indonesia, tentang pentingnya menggunakan software original dan mengurangi angka pembajakan di Indonesia," ujar Jeffrey Hardee, Vice President BSA Asia Pacific, dalam acara yang diadakan di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (18/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Piagam HKI adalah program yang diluncurkan BSA untuk melakukan audit piranti lunak pada komputer perusahaan di Indonesia. Jika ternyata perusahaan tersebut menggunakan piranti lunak berlisensi --atau mengambil langkah untuk melegalkan piranti lunak mereka-- maka BSA akan memberikan sertifikat.

Selain sertifikat, perusahaan-perusahaan tersebut mendapatkan satu tahun program imunitas terhadap penegakan hukum. Hal itu bisa diberikan karena program ini mendapat dukungan penuh dari Kepolisian.

Dalam acara hari Kamis (18/6/2009) terdapat 24 perusahaan yang menerima piagam dan imunitas tersebut. Menurut Donny A. Sheyoputra, perwakilan dan juru bicara BSA Indonesia, ada puluhan perusahaan lain yang juga berminat mendapatkannya.

"Terlepas dari 24 perusahaan yang mendapatkan penghargaan hari ini, kami memiliki 52 pendaftar yang sedang menunggu dilaksanakannya proses audit pada piranti lunak mereka, serta 30 perusahaan yang baru saja mendaftarkan diri untuk bergabung pada program ini," ujar Donny. (wsh/wsh)





Hide Ads