Akibatnya, Amazon dan Apple harus membayar sejumlah royalti kepada si pemilik musik yang notabene adalah para pelaku pencurian/pemalsuan kartu kredit tersebut.
Dalam kurun waktu lebih dari 4 bulan, pelaku berhasil membeli lagu-lagu seharga US$ 750 ribu dengan memakai 1500 kartu kredit curian atau tiruan. Dikutip detikINET dari Timesonline, Senin (15/6/2009), tanpa menyadari kecurangan yang telah terjadi, Amazon dan iTunes telah menggelontorkan uang sebanyak US$300 ribu untuk royalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kini, aksi kriminal tersebut sudah dihentikan. Para pelaku pun terpaksa mendekam di sel akibat keberhasilan Polisi Metropolitan London dan FBI yang sukses membongkar kejahatan itu.
(sha/ash)