Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pembajakan Naik, Indonesia Rugi US$544 Juta

Pembajakan Naik, Indonesia Rugi US$544 Juta


- detikInet

Jakarta - Tingkat pembajakan software di Indonesia mengalami kenaikan menjadi 85 persen, padahal 2 tahun berturut-turut mengalami penurunan.

Berdasarkan data yang dirilis IDC, persentase 85 persen ini mengakibatkan Indonesia ditaksir mengalami kerugian atau potensial loss sebesar US$ 544 juta.

Sementara dibandingkan 2007 lalu, tingkat pembajakan di Indonesia 84 persen dengan tingkat kerugian ditaksir US$ 411 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Studi tersebut dilakukan terhadap 110 negara, 57 negara di antaranya mengalami penurunan, 36 negara tetap, sementara 16 negara mengalami peningkatan," tutur Donny A. Sheyoputra, kepala perwakilan Business Software Alliance (BSA) di Indonesia di Kemang Bistro, Selasa (12/5/2009).

Namun untuk kedua kalinya secara berturut-turut rata-rata total tingkat pembajakan di seluruh dunia naik dari 38 persen menjadi 41 persen.

Menurut Donny hal ini disebabkan karena pesatnya laju pertumbuhan pengiriman dan penjualan PC di negara-negara dengan tingkat pembajakan tinggi, seperti China, India, termasuk Indonesia, sehingga menutupi kemajuan di negara-negara lain yang berhasil menekan tingkat pembajakan.

Dengan hasil 85 persen tersebut, Indonesia berada di posisi ke-12 dari 110 negara di dunia yang menjadi subjek penelitian. Persentase Indonesia ini sama dengan Vietnam dan Irak. (ash/faw)




Hide Ads