Perusahaan penggugat bernama Android Data Corp menilai penggunaan nama Android oleh Google dapat menyebabkan kebingungan pada konsumennya. Erich Specht selaku pemilik perusahaan pun tidak terima karena ia merasa lebih dulu memiliki hak cipta atas nama Android.
Tak tanggung-tanggung, Specht meminta ganti rugi sebesar US$ 100 juta dan mengharapkan pengadilan melarang Google dan para perusahaan pengembangnya yang tergabung di Open Handset Alliance memakai nama Android. Gugatan hukum ini bakal diproses di pengadilan distrik Illinois, Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari CellularNews, Senin (3/5/2009), Google telah mengajukan banding dan menyatakan bahwa seharusnya mereka mendapat persetujuan hak cipta atas penggunaan Android. Mereka beranggapan perusahaan Specht tidak lagi aktif memakai nama Android. (fyk/ash)