Bulan Januari lalu, Komisi Eropa menuding Microsoft melakukan kecurangan dalam kompetisi browser dengan mem-bundling Internet Explorer dalam sistem operasi Windows. Komisi Eropa mengambil sikap setelah mendapat laporan dari Opera.
Beberapa waktu lalu Mozilla menyatakan siap ikut 'berperang' melawan Microsoft. Kini giliran pembesut Chrome, Google yang menyatakan siap mendukung langkah Komisi Eropa menghadang Microsoft.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip detikINET dari NYtimes, Rabu (25/2/2009), Sundar Pichai menambahkan,"Ini disebabkan karena bundling Internet Explorer dalam Windows, sehingga tidak adil bagi browser lainnya."
Terkait pernyataan sikap Google, Microsoft enggan berkomentar. Pada bulan Januari lalu, raksasa software ini mengaku sedang mempelajari tudingan dari Komisi Eropa.
Ini bukan kali pertama Google berada dalam posisi berseberangan dengan Microsoft. Salah satunya adalah saat Google berusaha menghalang-halangi upaya Microsot mengakuisisi Yahoo.
(faw/fyk)