Tam Chi-wai -- nama raja judi online tersebut -- memang pemain kelas kakap di lahan bisnis ilegal ini. Lihat saja, sekitar 3000 orang menjadi anak buahnya dalam menjalankan bisnisnya tersebut.
Mereka merupakan kaki tangan Tam untuk mengurus jaringan judinya yang mampu menampung dan memutar uang hingga miliaran dolar. Sementara Tam, berada di balik layar sekaligus bersembunyi dari kejaran pihak berwajib dan petugas bank, karena enggan membayarkan pajak atas usahanya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Menurut agensi berita Xinhua yang dikutip detikINET, Jumat (20/11/2008), selain dipenjara selama 8 tahun, Tam juga dikenai denda sebesar 20 juta yuan atau sebesar US$1,9 juta.
Tam sendiri merintis kerajaan judi onlinenya sejak 10 tahun lalu. Ia pertama kali membuka usahanya ini di Myanmar yang berbatasan dengan Yunnan. Saat itu, banyak warga China yang menyambangi tempat judi Tam, terlebih kasino merupakan barang 'haram' di China.
Tam kemudian mulai mengembangkan sayapnya dengan merencanakan jaringan judinya di dunia maya dan membangun server yang ditempatkan di selatan China.
Tak dinyana, bisnis onlinenya ini maju pesat dengan memiliki sejumlah situs judi. Bahkan, salah satunya dikatakan Xinhua mampu menarik 5198 pengguna yang teregistrasi selama periode Agustus 2006 sampai Maret 2007.
(ash/ash)