Ponsel Android Sering Diinstal Customrom, Apa Risikonya?

Klinik Internet Security

Ponsel Android Sering Diinstal Customrom, Apa Risikonya?

- detikInet
Selasa, 23 Okt 2012 11:39 WIB
Ilustrasi (Ist)
Jakarta - Apa risikonya jika ponsel Android sering diinstal customrom, dan bagaimana tips memilih customrom yang baik dan stabil untuk Android?

(Aryanto, Pria, 25Th)

Jawaban [Vaksincom] :

Instal customrom di Android ibaratnya seperti Anda gonta-ganti Operating System di komputer. Resikonya, jika anda memiliki data yang belum disimpan dan settingan pada OS yang sebelumnya belum di-backup akan ikut hilang dengan instalasi customrom baru.

Risiko lain adalah nandflashnya rusak, tetapi menurut pendapat kami, nandflash rusak BUKAN karena sering instal customrom melainkan lebih karena sebab lain seperti ketika sedang instal customrom supply power terganggu dan menyebabkan nandflash korup atau ketika sedang diinstal customrom nandflashnya dicabut (ini sih keterlaluan banget kalau dilakukan).

Jadi yang menyebabkan rusak adalah power yang tidak stabil atau nandflash yang dicabut ketika sedang diakses dan bukan karena instal customrom.

Tips memilih customrom yang baik dan stabil untuk Android, waduh itu tergantung kepada hardware yang Anda miliki. Memang kita maunya instal OS terbaru dan tercanggih tetapi kalau boleh Vaksincom menyarankan Anda untuk instal OS yang sesuai dengan spesifikasi dan kapasitas hardware.

Yang penting dalam menggunakan alat komputasi bukan OS yang paling canggih saja tetapi OS yang cocok dengan hardware yang anda miliki digabungkan dengan kemampuan Anda mengoptimalkan OS tersebut akan memberikan manfaat tertinggi untuk anda.

Ibaratnya jika Anda memiliki mobil Toyota Avanza 1.300 CC dan ingin mengganti mesinnya dengan yang lebih kencang, akan jauh lebih mudah dan ekonomis jika menggantikan dengan mesih Avanza 1.500 CC dibandingkan menggantikan dengan mesin Innova bensin 2.000 CC atau diesel 2.500 CC.


(jsn/ash)