Penyebab HP Lemot dan Cara Mengatasinya

KlinikINET

Penyebab HP Lemot dan Cara Mengatasinya

Lucky Sebastian - detikInet
Senin, 23 Des 2019 13:24 WIB
Foto: Julian Chokkattu/Digital Trends
Jakarta - Ketika sudah cukup lama digunakan, ponsel menjadi lemot dan berat. Padahal sudah banyak aplikasi yang saya hapus. Mohon solusinya agar ponsel tetap terasa ringan dipakai seperti waktu masih baru. (Damar)

Jawaban:

Memang setelah lama digunakan, ponsel bisa jadi akan terasa lebih lambat dibandingkan saat pertama kali digunakan. Ini biasanya karena seiring waktu, data di ponsel kita senantiasa bertambah, baik dari semakin banyaknya aplikasi maupun data yang diisikan di dalamnya.

Walau sejumlah aplikasi dihapus, tidak serta merta data 'bekas' aplikasi juga terhapus. Ini tergantung sekali dengan bagaimana aplikasi tersebut dibuat developer. Sisa data ini sering disebut sampah, dan aplikasi yang dihapus sering meninggalkan banyak broken link, yang walau sudah tidak digunakan, tetap dibaca oleh prosesor.

Terkadang juga ada aplikasi yang tidak bersih. Pasalnya, di belakang ia menginstall lagi aplikasi-aplikasi lain, dan terkadang malware, yang jalan terus-menerus walau tidak lagi digunakan dan membebani kinerja SoC dan memakan RAM. Ini termasuk aplikasi-aplikasi yang kita instal tetapi menuntut untuk selalu di-loading di awal, seperti launcher dan widgets-widgets menarik.

Faktor lain yang penting juga, OS yang digunakan. Sekarang ini kebanyakan smartphone memiliki UI di atas OS asli, misalnya Color OS pada Oppo, MIUI pada Xiaomi, dan lain sebagainya. Terkadang UI OS ini juga masih memiliki bugs atau cacat-cacat kecil, atau terlalu banyak fitur yang mau dibawa, sehingga akhirnya kinerjanya menjadi buggy atau berat.

Memang sekarang ini ponsel-ponsel baru berjanji untuk lebih aware akan hal ini dan membuat UI yang lebih baik, seperti Samsung dan Huawei yang berjanji walau dipakai lama, kinerja ponsel mereka tidak akan kendor.

Cara paling mudah mengatasi ponsel yang melambat, secara berkala gunakan aplikasi pembersih sampah, kebanyakan para vendor sudah memberikannya sebagai aplikasi bagian dari OS, seperti Device Care di Samsung, iManager di Vivo, dan lain sebagainya. Cukup sekali tekan untuk optimalisasi, akan membuang sisa-sisa sampah.

Kalau ponselnya tidak ada aplikasi bawaan ini, bisa coba menginstall aplikasi cleaner sejenis di Play Store. Cara lain yang bisa dicoba adalah dengan masuk ke bootloader (yang caranya bisa di-googling untuk masing-masing smartphone) dan hapus cache.

Kalau tetap lambat, memang cara terakhir adalah factory reset. Sebenarnya sekarang ini factory reset dan instal ulang bukan pekerjaan sulit lagi. Pastikan kita sudah mengaktifkan backup misal ke Google atau ke cloud vendor. Foto-foto dan video juga pastikan sudah ter-backup di cloud, atau backup ke memory card atau hard drive.

Kemudian lakukan factory reset. Nanti saat awal mulai lagi, minta kembalikan data-data dari cloud tersebut tanpa harus menginstal lagi aplikasi satu per satu.

Simak Video "Suramnya Industri Ponsel Dihantam Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)