Apakah Autofocus PDAF Lebih Baik dari CDAF?

KlinikINET

Apakah Autofocus PDAF Lebih Baik dari CDAF?

Konsultan: Enche Tjin - detikInet
Senin, 14 Des 2015 16:45 WIB
(ilustrasi/gettyimages)
Jakarta -

Saya masih ragu tentang autofokus. Apakah PDAF (phase detection autofocus) itu memang 100% lebih baik daripada CDAF (contrast detect autofocus)? Lalu bagaimana peran dari IR AF-assist beam dalam hubungannya dengan kedua tipe autofokus tadi? Terima kasih. (Retno)

Jawaban:

Cara PDAF kan dibuat dengan prinsip yang sederhana : Saat tidak ada perbedaan fasa maka dianggap fokus. Kamera akan memutar ring fokus sampai perbedaan fasanya nol, tidak perlu mencari-cari mana fokus terbaik (yang bikin hunting atau mekanik lensa bergerak maju-mundur) seperti CDAF di kamera digital. Karena perlu "hunting" sebelum menentukan bagian yang paling kontras, maka CDAF relatif lebih pelan dan tidak cocok mengikuti subjek bergerak.

Pengembangan kamera digital modern bisa membuat pixel pendeteksi fasa di sensor, menjadikan kamera CDAF juga bisa PDAF dan keduanya bekerja sama (hybrid AF). Di kamera hybrid AF yg kita perlu cek adalah berapa pixel PDAF yg diberikan (biasanya 100-400 pixel) dan di area mana pixel tersebut ditempatkan (tengah, menyebar, memanjang). Kelemahan hybrid AF di sebagian besar kamera adalah saat kondisi cahaya yang agak gelap, phase detect di sensor tidak berfungsi dengan efektif, sehingga kamera akan mengunakan CDAF saja.

AF assist beam beda dengan IR-AF, di hampir semua kamera modern ada AF assist beam, lampu biasa yg bila menyala bisa membantu kamera mencari fokus (karena baik PDAF atau CDAF keduanya sulit bekerja dalam gelap). Kalau IR AF itu teknologi auto fokus jaman dulu yg mengirim cahaya IR lalu mengukur pantulannya dan memprediksi jarak fokus dari selisih pantulan tersebut.

(jsn/fyk)