Saya berencana mau invest lighting untuk wedding, kalau dari segi praktisnya saya lebih memilih lighting flash, cuma saya ada kekhawatiran ketika saya akan memotret pengantin di gedung, pertanyaaan saya, yang lebih baik untuk untuk ke depannya apakah saya harus beli paketan lighting studio atau cukup dengan flash saja. Kalau dari budget Rp 4-6 jutaan. Terima Kasih.
(Jumadi, Pria)
Jawaban:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kekuatan lighting studio yang lebih besar, kita dapat memasang light modifier seperti payung dan softbox berukuran besar untuk melembutkan cahaya tanpa kuatir bahwa kekuatan lightingnya tidak cukup. Kelemahan utamanya, lighting studio agak repot dibawa dan dipindahkan.
Seiring dengan kualitas gambar kamera digital yang semakin baik meskipun mengunakan ISO yang cukup tinggi (800-1600), maka banyak fotografer wedding yang mengandalkan flash yang dipasang dikamera saja untuk liputan tersebut. Dengan bantuan ISO tinggi, kekuatan flash seakan-akan menjadi lebih besar dan foto menjadi lebih terang.
Jika mengunakan kamera yang ISO tingginya kurang baik (noise banyak) maka sebaiknya mengunakan lighting studio, sedangkan jika kamera DSLR-nya berkualitas tinggi misalnya kamera DSLRnya generasi terbaru atau bersensor gambar full frame yang ISO tingginya masih baik, mengunakan flash juga sudah mencukupi.
Untuk hasil terbaik, lighting studio dengan softbox masih merupakan pilihan bagi fotografer profesional yang menginginkan kualitas pencahayaan yang terbaik.
Karena masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, maka ujung-ujungnya Jumadi akan membutuhkan keduanya, baik flash dan lighting studio untuk bekerja secara profesional. Tapi kalau ingin mulai dengan dana terbatas, usul saya adalah flash yang diatas kamera terlebih dahulu yang dibeli, minimal bisa untuk diposisikan di kanan dan kiri dan juga berfungsi sebagai cadangan.
Β
Mau konsultasi berbagai hal seputar fotografi? Kirim saja pertanyaan ke Klinik IT detikINET di link berikut.
(jsn/ash)