Enkripsi dan Privasi Online, Seberapa Penting?

KlinikINET

Enkripsi dan Privasi Online, Seberapa Penting?

Konsultan: Dewi Widya Ningrum - detikInet
Senin, 18 Apr 2016 14:21 WIB
Foto: GettyImages
Jakarta - Apakah informasi yang kita kirim lewat internet perlu dienkripsi? [Budi]

Jawaban:

Enkripsi belakangan ini menjadi topik yang banyak dibicarakan. Isu ini kembali jadi perhatian publik setelah perusahaan teknologi Apple diminta oleh pengadilan untuk membantu FBI mengakses data dalam iPhone milik Syed Farook, pelaku penembakan di California.

(Baca: Apple Kembali Berseteru dengan Dephan AS).

Apple menolak permintaan itu karena alasan melindungi privasi penggunanya. Namun kemudian FBI mengatakan telah mengetahui cara untuk mengakses informasi dalam iPhone tersebut tanpa bantuan Apple.

Pada 2014 lalu isu privasi dan keamanan data juga sempat menjadi topik yang menghebohkan publik, terutama setelah mantan agen National Security Agency (NSA), Edward Snowden, membocorkan aksi penyadapan dan pelanggaran data privasi pengguna internet yang dilakukan pemerintah AS dan NSA. Tindakan tersebut membuat pria yang kini tinggal di Rusia ini menjadi buronan Amerika Serikat karena dianggap telah membocorkan program rahasia pemerintah.

Lalu apa itu enkripsi, seberapa penting?

Enkripsi adalah proses mengubah informasi dengan cara mengacak atau mengkodekan data yang kita kirim agar tidak bisa terbaca oleh siapapun, kecuali orang-orang yang memiliki kunci khusus (key) untuk mengubah informasi itu kembali ke bentuk aslinya agar bisa dibaca.

Saat ini pengguna internet/ponsel dan perusahaan banyak dijadikan target kejahatan cyber. Sasarannya adalah pencurian data privasi seperti panggilan telepon, email, pembelian online, aktivitas di media sosial, history browsing dan aktivitas online lainnya. Nah, enkripsi merupakan salah satu metode terbaik untuk melindungi privasi.

Contoh gampangnya, informasi berupa teks yang kita kirim lewat email akan dikodekan menjadi angka-angka dan karakter tanda baca. Misal Anda mengirim kata Hallo, kata ini akan diubah menjadi 9$%02. Orang lain tidak akan mengerti maksudnya. Hanya orang tertentu yang nantinya bisa mendekripsinya, yakni yang mempunyai kunci (key).

Bagi sebagian orang enkripsi dianggap penting karena memungkinkan Anda untuk melindungi data yang bersifat rahasia, dimana Anda tidak ingin ada orang lain yang bisa membacanya kecuali orang yang Anda tuju.

Perusahaan dan pemerintah umumnya menggunakan enkripsi untuk melindungi informasi rahasia, sedangkan pengguna internet menggunakannya untuk melindungi informasi pribadi guna menghindari pencurian identitas. Tujuan utama enkripsi adalah untuk melindungi data, privasi, dan intelektual properti Anda.

Data yang belum dienkripsi memungkinkan seseorang dapat membaca informasi pada perangkat Anda. Snowden juga sangat menganjurkan pengguna smartphone untuk mengenkripsi panggilan suara dan teks. Ia menggunakan Signal, sebuah aplikasi yang menjanjikan panggilan dan teks aman pada mobile platform besutan Google. Dengan begitu jika ponsel Anda hilang, semua percakapan atau pesan Anda tidak bisa dilihat. (jsn/ash)