Akuisisi yang dilakukan oleh Arab Saudi terhadap Electronic Arts senilai USD 55 miliar atau sekitar 985 triliun akhirnya rampung. Kini, pemilik mayoritas raksasa video game pemilik EA Sports FC ini ialah Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF).
Setelah Electronic Arts diakuisisi, mereka tidak lagi diperdagangkan di Nasdaq. Hal ini mengingat, statusnya sekarang bukan lagi sebagai perusahaan publik, tetapi tertutup (private company).
Sang CEO, Andrew Wilson, pun melakukan sedikit perubahan pada posisi tinggi di perusahaannya. Dirinya telah menunjuk Cam Weber sebagai kepala divisi studio yang sebelumnya diisi Laura Miele. Lalu David Tinson dipercaya menjadi COO. Keduanya juga diangkat sebagai presiden perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memimpin fase selanjutnya ini membutuhkan kreativitas yang berani dan eksekusi yang luar biasa. Kami memiliki tim kepemimpinan yang sangat berpengalaman di seluruh perusahaan, dan seiring dengan terus berkembangnya peluang kami, saya sangat antusias untuk bermitra dengan Cam dan David," tulis Wilson dalam memo kepada karyawan, dilansir Games Industry, Kamis (6/8/2026).
Menurut tWilson, kedua orang itu telah membantu EA melalui beberapa momen paling transformatif. Cam dan David dinilai memiliki pengalaman, kerendahan hari, dan komitmen yang dalam kepada tim serta para penggemar game besutan Electronic Arts.
"Saat kita memulai babak selanjutnya ini, saya lebih optimis dari sebelumnya tentang apa yang akan kita ciptakan bersama. Peluang di depan sangat luar biasa, dan akan diwujudkan oleh kreativitas, ambisi, dan keyakinan kita pada apa yang mungkin," tegas Wilson.
Sebenarnya kabar akuisisi yang dilakukan Arab Saudi terhadap Electronic Arts sudah diumumkan pada tanggal 29 September 2025. Prosesnya pembelian ini dipimpin oleh konsorsium investor, termasuk PIF Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners. Sebulan setelahnya, para pemegang saham Electronic Arts menyetujui akuisisi tersebut.
"Sebagai investor minoritas di perusahaan ini selama lebih dari lima tahun, kami memiliki pemahaman mendalam tentang platform unik EA, waralaba olahraga dan game global yang besar, serta kekayaan intelektual (IP) yang ikonik," kata wakil gubernur PIF Arab Saudi dan kepala investasi internasional, Turqi Alnowaiser.
"Hiburan dan olahraga adalah area fokus strategis utama bagi PIF, dan termasuk di antara sektor yang paling cepat berkembang dan berevolusi di seluruh dunia. Bersama-sama, Konsorsium ini memiliki posisi unik untuk menjadi mitra jangka panjang bagi tim manajemen EA dalam mendorong pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan bagi EA dan industri ini," tambahnya.
Sedikit informasi, PIF membeli saham Electronic Arts senilai lebih dari USD 3 miliar pada 2021. Dua tahun kemudian, tepatnya 2023, mereka meningkatkan kepemilikannya sebesar 55%.