Ternyata banyak gamer yang lebih suka main game di konsol dibandingkan PC. Alasan utamanya berkaitan dengan eksklusivitas yang ditawarkan pengembang dan penerbit.
Hal tersebut terungkap dari survei terbaru yang dilakukan oleh Circana, perusahaan riset pasar asal Amerika. Statistik yang mereka peroleh berasal dari 2.500 responden berusia di atas 13 tahun, dengan beberapa pertimbangan seperti penggunaan platform dan berapa uang yang sudah digelontorkan.
Dalam survei ini, para gamer ditanya mengapa mereka bermain game di konsol. Sebanyak 41 persen responden mengatakan bahwa game eksklusif adalah sebab mereka memilih platform tersebut. Artinya, game itu hanya keluar untuk versi konsol. Sedangkan, 38 persen lainnya menjawab memiliki teman atau keluarga yang juga bermain dengan platform serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringkat ketiga diisi oleh 37 persen gamer yang merasa bermain dengan teman dan keluarga lebih mudah di konsol. Lalu alasan berikutnya memilih konsol karena dapat dimainkan di lingkungan yang lebih santai, seperti ruang tamu. Dalam konteks ini, sebanyak 36 persen yang menjadikan hal tersebut sebagai alasannya.
Terakhir, alasan gamer memilih bermain di konsol karena lebih banyak pilihan untuk membeli game fisiknya. Di sini ada 24 persen responden yang memilih alasan tersebut.
Statistik ini sendiri sudah menarik, tetapi perubahan persentase dari kuartal pertama 2025 juga patut menjadi perhatian. Game eksklusif konsol, meskipun menjadi alasan utama dalam survei tahun ini, kenyataannya malah mengalami penurunan delapan poin dibandingkan survei sebelumnya. Sementara itu, preferensi untuk bermain dalam lingkungan sosial mengalami penurunan empat poin.
Namun ternyata banyak game populer (berdasarkan total pemain aktif mingguan) tidak eksklusif. Berdasarkan pelacakan Circana, sejumlah game ini malah lebih unggul dibandingkan konten eksklusif di PlayStation dan Xbox.
Meskipun demikian, game eksklusif merupakan pendorong penjualan perangkat keras, seperti yang ditunjukkan Chris Dring dari The Game Business.
Pada November 2022, dengan dirilisnya God of War Ragnarok, PS5 mengalami lonjakan penjualan yang signifikan di Jepang dan Inggris. Selama minggu perilisan, penjualan PS5 melonjak 116 persen di Jepang (data Famitsu). Sementara itu di Inggris, 38 persen dari semua PS5 yang terjual bulan itu adalah paket perangkat keras God of War Ragnarok (data Nielsen IQ).
(hps/fay)