Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Nasib Tragis Game Sepakbola Buatan Sloclap: Sempat Ramai, Sekarang Sepi

Nasib Tragis Game Sepakbola Buatan Sloclap: Sempat Ramai, Sekarang Sepi


Panji Saputro - detikInet

Banyak gamer kegocek, dikira mau rilis sekuel game Sifu, ternyata Sloclap selaku pengembangnya membawa kejutan yang lebih menarik. Mereka akan meluncurkan game sepakbola multiplayer online 5v5 berjudul Rematch.
Rematch. Foto: Steam
Jakarta -

Begini nasib game sepakbola garapan developer Sifu berjudul Rematch. Awalnya game ini banyak peminat, tapi sekarang sepi banget.

Pantauan detikINET dari SteamDB, Selasa (6/1/2026), jumlah pemainnya menurun drastis sejak diluncurkan pada Juni 2025. Rematch pernah menyentuh jumlah pemain tertinggi pada 16 Juni 2025 sebanyak 92.841 gamer, yang bermain secara bersamaan pada satu waktu.

Namun pencapaian tersebut tidak bertahan lama. Beberapa hari setelahnya, 23 Juni 2025, orang yang memainkan game ini turun menjadi 82.936 pemain. Dari situ, penurunan jumlah permain terus terjadi, hingga hari ini, 6 Januari 2026, tercatat hanya 4.149 orang yang memainkan Rematch.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begini nasib game sepakbola garapan developer Sifu berjudul Rematch. Awalnya game ini banyak peminat, tapi sekarang sepi banget.Jumlah pemain Rematch di Steam. Foto: SteamDB

Dalam waktu 24 jam terakhir pun Rematch hanya dimainkan oleh 5.045 pemain. Lalu untuk jumlah pemain terbanyaknya selama tujuh bulan terakhir hingga sekarang, mentok di 92.841 gamer.

Belum diketahui secara pasti apa yang membuat pemain meninggalkan game ini secara perlahan. Namun mengacu informasinya dari The Gamer, Rematch telah mengalami masalah dengan netcode dan sinkronisasi sejak peluncurannya. Padahal kedua elemen ini dinilai menjadi dasar penting bagi game multiplayer.

ADVERTISEMENT

Kendala itu memang sudah membaik sejak dirilis, tapi inti permasalahannya membuat pemain cepat bosan. Belum lagi sistem pencocokan peringkat di game ini juga tidak disesuaikan. Jadi pemain dengan tier lebih tinggi, bisa saja satu tim dengan mereka yang peringkatnya jauh di bawahnya.

Sloclap adalah studio game independen. Tentunya mereka kekurangan sumber daya dan tenaga kerja seperti raksasa game layanan langsung (live-service) kelas atas (AAA).

Hal tersebut yang membuat penambahan fitur baru dan perbaikan bug berjalan lambat. Meskipun komunitas akan memberikan kelonggaran tertentu kepada pengembang saat peluncuran, laju pembaruan yang lebih lambat pada akhirnya akan menyebabkan basis pemain kehilangan minat.

Semua faktor itulah yang membuat pemain Rematch terkikis. Sementara untuk kebangkitan game ini masih belum terlihat jelas.




(hps/fay)





Hide Ads