106 Negara & Lebih dari 600 Atlet Esports Kumpul di Bali, Ada Apa?

106 Negara & Lebih dari 600 Atlet Esports Kumpul di Bali, Ada Apa?

ADVERTISEMENT

106 Negara & Lebih dari 600 Atlet Esports Kumpul di Bali, Ada Apa?

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 01 Des 2022 21:45 WIB
Ratusan negara dan atlet esports dari penjuru dunia berkumpul di Bali. Mereka berbondong-bondong berdatangan sejak Rabu, 30 November 2022. Kira-kira ada apa ya?
Ratusan negara dan atlet esports dari penjuru dunia berkumpul di Bali. (Foto: Nuranda Indrajaya/detikBali)
Jakarta -

Ratusan negara dan atlet esports dari penjuru dunia berkumpul di Bali. Mereka berbondong-bondong berdatangan sejak kemarin, Rabu, 30 November 2022. Kira-kira mau ngapain ya?

Jadi, setelah terpilih sebagai tuan rumah di acara Group of Twenty (G20), Indonesia juga memainkan peran penting dalam terselenggaranya IESF Bali 14th World Esports Championships. Berlokasi di Nusa Dua, Bali, piala dunia esports ini bakal dihelat pada tanggal 2-11 Desember mendatang.

Nah dari informasi yang sudah disampaikan Direktur Utama Garudaku, Daniel Sutrisno, dalam acara Media Talk di Bali, Kamis (1/12/2022), atlet yang menyambangi Pulau Dewata sudah hampir 90% dari total keseluruhan. Lalu ada perubahan jumlah negara yang akan berkontribusi.

"Jadi sampai hari ini, atlet sudah hampir 90% kedatangan. Jadi selama perjalanan ini, juga tidak mudah ya. Jadi banyak sekali karena kita harus mengumpulkan, awalnya ingin mendatangkan 113, tapi saat perjalanan-perjalanan yang akan hadir di sini yaitu 105 negara," ungkap Daniel.

Ketua Harian PBESI, Bambang Sunarwibowo, menyampaikan bahwa terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah IESF Bali 14th World Esports Championships menjadi suatu penghargaan. Hal ini dikarenakan, masyarakat di dunia khususnya di bidang esports, tertuju kepada Indonesia.

"Kita berharap ini akan bisa membantu atau kita memberikan dukungan kepada khususnya sport tourism yang satu atau dua tahun ini mengalami penurunan. Sehingga kita bisa memberikan satu kontribusi di dalam penyelenggaraan esports ini kepada dunia ekonomi dan pariwisata di Indonesia," kata Bambang.

Menurutnya, acara ini bisa menjadi tonggak sejarah buat Tanah Air. Bambang menyampaikan, di mana hal tersebut bisa memberikan kontribusi di dalam perkembangan industri digital khususnya esports.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, kalau IESF Bali 14th World Esports Championships digelar secara offline di Bali. Nah, diketahui nantinya ada Guiness World Records juga turut memantau jalannya acara, dengan harapan ini menjadi ajang offline dengan jumlah kompetitor terbanyak yang berpartisipasi.

Di sini, menampilkan lebih dari 600 atlet dari 106 negara, dengan enam cabang game dipertandingkan. Penggemar bisa melihat mekanik permainan tingkat tinggi, dari pro player CS:GO, PUBG Mobile, Mobile Legends, eFootball 2023, Dota 2, dan Tekken 7.



Simak Video "IESF Bali 2022 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT