Sengitnya Pertarungan Berebut Juara Esports X Talent 2022

Sengitnya Pertarungan Berebut Juara Esports X Talent 2022

ADVERTISEMENT

Sengitnya Pertarungan Berebut Juara Esports X Talent 2022

Jihaan Khoirunnisaa - detikInet
Senin, 31 Okt 2022 20:20 WIB
Esports X Talent 2022
Foto: detikcom
Jakarta -

Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Ajang pencarian bakat Esports X Talent 2022 akhirnya memasuki babak Grand Final.

Di babak ini, Annya dan Lilie menjalani tantangan terakhir demi memperebutkan gelar juara dan kontrak dari Alter Ego Esports. Spesial di challenge bertajuk 'Please Help Me', mereka juga kedatangan 8 eks peserta lainnya.

Sebelum misi dimulai, Annya, Lilie, dan eks finalist lainnya berfoto menggunakan ponsel Rendy. Sayangnya foto tersebut tidak tersimpan lantara memori HP Rendy yang penuh. Untuk mengatasi persoalan memori penyimpanan, mereka didatangkan tamu khusus, yaitu Then Triyanto yang merupakan Business Development Director at Huawei Cloud Indonesia.

Then menjelaskan pihaknya menyediakan layanan cloud yang mendukung fleksibilitas. Lalu terdapat fitur auto scaling yang memungkinkan banyak pengguna mengakses layanan cloud secara bersamaan, karena server akan otomatis ditambah. Menurut Then hal tersebut bisa menyebabkan buffer, namun Huawei telah melakukan preconfiguration untuk menghindari masalah tersebut pada servis yang tersedia di cloud.

Pengguna pun tidak perlu khawatir, karena Huawei Cloud dilengkapi tingkat security yang tinggi untuk menjamin keamanan.

"Kita sangat menitikberatkan dari sisi compliance, terutama untuk security. Kita punya lebih dari 80 an global certification untuk security. Ada untuk ISO 27001, ada juga SOC. Itu beberapa jenis security yang kita punya pada saat ini," kata Then dikutip dari tayangan Esports x Talent 2022 Episode 21.

Setelah mendengar penjelasan Andri, Annya dan Lili pun dipersilahkan untuk berganti pakaian. Sebab misi pertandingan akan segera dimulai. Ada sejumlah aturan main yang perlu diperhatikan pada challenge kali ini. Pertama, grand finalist harus mencari dan menyelamatkan eks finalist dari penculikan. Kemudian membawa sandera yang telah dibebaskan ke meeting point. Yang paling banyak menyelamatkan sandera adalah pemenangnya.

Namun Annya dan Lilie harus ekstra waspada, karena waktu dibatasi hanya 15 menit saja. Selain itu mereka juga akan berhadapan dengan hunter. Dan ada batas area yang tidak boleh diterobos.

Permainan pun dimulai. Lilie berhasil menemukan satu rekan dan menyelamatkannya. Sementara Annya masih mencari teman lainnya.

"Ikut gue, ikut gue. Lo nggak kenapa-kenapa. Ikut gue aja. Gue gandeng," kata Lilie.

Annya pun dengan cepat menyusul. Dia berhasil membebaskan 2 temannya sekaligus. Nggak lama kemudian, Annya juga berhasil menemukan 1 lagi rekannya. Dia membuka tali yang mengikat temannya, kemudian lari bersama.

Lilie jelas tidak mau ketinggalan. Dia berusaha keras mencari temannya yang lain, yaitu Noblay.

"Blay, lo jangan lari ke Annya ya. Kaki lo nggak kenapa-kenapa kan?" ujar Lilie.

Beberapa menit selanjutnya, Lilie dan Annya sama-sama menemukan Jojo. Annya berusaha menarik Jojo dari depan, sementara Lilie menahannya dari belakang. Berharap Jojo stay dan tidak ikut dengan Lilie.

"Please bi, please, besok nikah, besok nikah. Cowo gue (Nya), (ini) cowo gue," kata Lilie.

Akhirnya Lilie berhasil mempertahankan Jojo dan membawanya ke meeting point. Game hampir selesai. Kedua finalist berpelukan, sebelum akhirnya harus mencari 1 rekannya lagi yang masih ditahan penculik, yaitu Rendy.

Karena sama-sama berhasil membawa Rendy ke meeting point. Keduanya harus beradu gombal untuk menentukan siapa yang menang di challenge Grand Final.

Sementara itu, salah satu dewan juri Delwyn Sukamto mengungkapkan kesulitan jika harus memilih satu dari dua finalist. Hal ini karena masing-masing peserta punya keunikan tersendiri.

"Dari segi ekspresi, Lilie lebih ekspresif. Sementara Annya mukanya susah dibaca. Tapi keduanya punya kelebihan masing-masing," katanya.

Hal senada juga dikatakan juri lainnya, Nona Berlian.

"Betul, dengan pesonanya yang misterius dan dingin, bisa dibilang ada daya jual lebih (di Annya)," katanya.

Kira-kira siapa yang menang challenge terakhir ini? Dan keluar sebagai juara pertama Esports X Talent 2022? Saksikan episode terbaru Esports X Talent 2022 di dtk.id/esportsxtalent.

Selain menjadi penonton, siapapun bisa berpartisipasi untuk mem-voting jagoannya! Voting itu akan mempengaruhi penilaian para juri. Caranya, cukup klik tombol vote sebanyak-banyaknya di sini untuk bantu streamer jagoan agar tak tereliminasi dan bisa lanjut ke episode seterusnya.

Tidak hanya itu, dapatkan juga hadiah menarik senilai total puluhan juta rupiah dengan mengikuti kuis dari Unipin.

Sekadar informasi, Esports x Talent 2022 dipersembahkan oleh Huawei Cloud, Everything as A Service. Serta didukung beberapa mitra Esports, antara lain IndiHome, aktivitas tanpa batas; dan Unipin, Always Level Up!



Simak Video "No Sound Challenge Ternyata Memakan Banyak Korban - Eps. 7"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT