Pemerintah Dukung Perkembangan Game dan Esports di Indonesia, Tapi...

Pemerintah Dukung Perkembangan Game dan Esports di Indonesia, Tapi...

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 27 Okt 2021 20:30 WIB
Pemerintah Mendukung Perkembangan Game dan Esports di Indonesia, Tapi...
Pemerintah Mendukung Perkembangan Game dan Esports di Indonesia, Tapi... (Foto: Screenshot Diskusi Online Game dan Esports)
Jakarta -

Menurut data dari Sensor Tower secara global, Indonesia menempati posisi keempat, sebagai negara dengan kontribusi download game di App Store dan Google Play. Hal ini tidak terlepas dari dampak ekosistem esports di Tanah Air.

Seperti yang disampaikan oleh Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo RI, pemerintah sangat menyambut baik perkembangan dari industri game dan esports. Hanya saja, menurutnya perlu dilakukan sosialisasi.

"Oleh sebab itu, dari industri sendiri harus membantu menjelaskan, bahwa game memberikan banyak manfaat, tidak hanya membuang-buang waktu dan dinilai salah arah," kata Semuel, dalam Diskusi Panel Industri Game dan esports di Indonesia, Rabu (27/10/2021).

Semuel menambahkan, bahwa para penggiat di industri itu sendiri, jangan hanya menjelaskan. Akan tetapi, juga harus dapat membuktikan, bahwa memang ada kontribusi terhadap pengembangan ekonomi digital.

Ia menegaskan bahwa pemerintah mendukung penuh. Namun perlu diperhatikan beberapa hal, seperti patuhi terkait Indonesia Game Rating System (IGRS), di mana fokusnya terhadap kategori konten dan usia pemain.

"Terkait game yang melanggar peraturan Undang-Undang, tentu akan dilakukan pemblokiran. Jadi kami menghimbau kepada para developer untuk mengembangkan game yang edukatif atau mendidik," kata Anthonius Malau, Plt. Direktur Pengendalian Aplikasi Informastika.

Kominfo saat ini juga tengah melakukan literasi digital. Dalam keterangannya, pemerintah dan industri dapat berkolaborasi, untuk sama-sama mengedukasi masyarakat.

"Karena bila segala sesuatunya disalahgunakan, pastinya namanya negatif, mau apa saja bisa jadi judi, mobil lewat pun bisa dijudiin," tutur Semuel.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, perlu dilakukan literasi bersama, tidak hanya dari game saja. Karena teryata game itu bisa menjadi edukasi, membangun nasionalisme dan dibuat sebagai sarana kompetisi yang sportif.

"Justru di era digital ini, perlunya peran orang tua, untuk selalu mendampingi anaknya. Agar pemanfaatan ruang digital menjadi lebih sesuai," jelasnya.

Ini merupakan hal positif, selama kita memberikan wawasan kepada masyarakat terutama orang tua. Sehingga mereka yang bermain bisa mengatur waktu, mulai dari belajar, main, makan, dan kumpul keluarga.

Pemerintah sendiri saat ini sudah memiliki program, untuk mendorong ekosistem game lokal. Di mana tujuannya agar dapat menumbuhkan developer di Tanah Air.

"Bagaimana anak-anak muda kita, bisa mengembangkan game. Karena banyak cerita-cerita di Indonesia, yang dapat dibuat menjadi game. Game of Throne saja kalah, kita juga punya banyak kerajaan," kata Semuel.

"Makanya saya kasih tantangan kepada para developer, untuk membuat game berkarakter Indonesia," tambahnya.



Simak Video "Game PlayStation Lagi Ada Diskon Sampai 75 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)