Gamer Baper Bunuh Gamer.... di Dunia Nyata

Gamer Baper Bunuh Gamer.... di Dunia Nyata

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 31 Agu 2020 07:52 WIB
Ilustrasi main game mobile
Ilustrasi gamer online (pocket-lint/Epicenter) Foto: Shutterstock
Jakarta -

Gamer saling bunuh dalam game online itu biasa, namanya juga main game. Tapi kalau sampai membunuh di dunia nyata, itu sungguh keterlaluan.

Tapi itulah tragedi yang terjadi di Amerika Serikat. Matthew Thane (18) tewas ditembak hari Selasa (25/8) silam pukul 06.00 pagi di rumahnya, Flower Mound, Texas, Amerika Serikat.

Dilansir dari News.com Australia, Senin (31/8/2020) polisi menyebutkan pelaku yang berusia 23 tahun mengenal korban. Keduanya sama-sama gamer.

Pelaku hendak ditangkap pada Rabu (26/8) malam di Pleasanton, California, 2.700 km jauhnya. Namun ketika polisi masuk ke rumah pukul 23.00 malam, pelaku ditemukan tewas bunuh diri dengan pistol.

Tidak terbayangkan bahwa seorang gamer online rela naik mobil bolak-balik sejauh 5.400 km dari California ke Texas hanya untuk membunuh gamer lainnya. Polisi menemukan ponsel pelaku yang menjadi bukti pembunuhan di Texas, seperti diberitakan Mercury News.

Polisi di Flower Mound mengatakan penembak Thane memakai helm dan celana jeans. Pelaku mengancam korban dengan tabung gas propane supaya keluar dari rumahnya, lalu menembak korban.

Polisi percaya keduanya kenal lewat game online. Thane diketahui aktif sebagai streamer game di Twitch. Polisi sedang mendalami apakah keributan keduanya dipicu dari game online.

Wah, ini jadi pelajaran penting ya. Kalau urusan game online, kalah menang itu biasa. Kalau ada celetukan-celetukan jangan diambil hati. Pun juga jaga perasaan sesama gamer ya. Jangan sampai urusan main game online jadi perkara serius yang melanggar hukum.

Klik di sini untuk berita soal gamer lainnya.



Simak Video "Resmi Mendarat di Indonesia, Ini Spesifikasi Redmi Note 9"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/afr)