Apple dan Microsoft Bertikai Soal Cloud Gaming

Apple dan Microsoft Bertikai Soal Cloud Gaming

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 07 Agu 2020 15:29 WIB
Microsoft xCloud
Project xCloud. Foto: Dok. Microsoft
Jakarta -

Apple dan Microsoft kembali berselisih, namun bukan soal paten sistem operasi melainkan soal cloud gaming.

Perselisihan ini diawali dengan penolakan Apple untuk memberi izin layanan cloud gaming milik Microsoft dan Google -- xCloud dan Stadia -- untuk hadir di App Store. Menurut Apple, kedua produk tersebut tak mematuhi aturan ketat yang diterapkan Apple di App Store untuk iOS.

Dalam pernyataannya ke Business Insider, Apple menyebut layanan cloud seperti ini melanggar aturan App Store, dan untuk saat ini, tidak boleh muncul di iOS. Alasan utamanya adalah layanan cloud gaming ini menawarkan akses ke aplikasi yang tak bisa diulas oleh Apple, dalam hal ini adalah game.

"Konsumen kami menikmati aplikasi dan game dari jutaan developer, dan layanan game pun bisa dipakai di App Store asalkan mereka mengikuti aturan yang sama dengan developer lain, termasuk menghadirkan setiap game untuk ditinjau, muncul di daftar dan pencarian," tulis Apple dalam pernyataan resminya.

Penolakan Apple ini pun membuat Microsoft terpancing untuk ikut mengeluarkan pernyataan, tepatnya setelah mereka menyetop masa pratinjau Project xCloud untuk iOS. Microsoft menyebut mereka tak punya solusi untuk menghadirkan xCloud di iOS lewat App Store, dan kemudian melimpahkan kesalahan itu sepenuhnya ke Apple.

Microsoft menyebut Apple menghalangi konsumennya untuk bisa mengambil keuntungan dari cloud gaming dengan memberi perlakuan berbeda untuk setiap aplikasi game dan memberi keonggaran untuk aplikasi selain game.

"Sayangnya, kami tak punya jalur untuk menghadirkan visi kami di cloud gaming dengan Xbox Game Pass Ultimate bagi para gamer di iOS lewat Apple App Store. Apple menghalangi konsumennya untuk mengakses cloud gaming dan layanan langganan game seperti Xbox Game Pass," ujar juru bicara Microsoft.

"Semua game yang tersedia di katalog Xbox Game Pass sudah diberi rating oleh berbagai lembaga indepenen seperti ESRB dan lembaga sejenis di setiap regional. Kami berkomitmen untuk terus mencari cara agar cloud gaming dengan Xbox Game Pass Ultimate bisa hadir di platform iOS," tambahnya.

Sekadar informasi, layanan cloud gaming seperti xCloud dan Stadia hanya menyediakan akses ke server tempat mengolah data game yang dimainkan. Sementara gamenya itu juga tak disimpan oleh pengguna, melainkan hanya diakses dari server milik layanan lain, contohnya Steam.

Hal inilah yang dipermasalahkan oleh Apple, karena mereka tak bisa mengakses dan menilai game apa yang akan dimainkan oleh penggunanya. Selain itu, sepertinya pun mereka tak bisa mengambil pemasukan yang signifikan dari layanan langganan seperti ini.



Simak Video "Tampilan Baru Apple Watch 6 dan SE Bergaya Solo Loop"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)