Sega Mendadak Ditinggal Bos Besar

Sega Mendadak Ditinggal Bos Besar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 02 Agu 2020 22:01 WIB
Logo Sega
Foto: Istimewa
Jakarta -

Kenji Matsubara mendadak mengundurkan diri dari posisinya sebagai presiden Sega dengan alasan yang masih misterius.

Pengunduran diri tersebut sangat mendadak sampai perusahaan game tersebut belum menyiapkan pengganti Matsubara, demikian dikutip detikINET dari Digital Trends, Minggu (2/8/2020).

Tak diketahui alasan pengunduran diri Matsubara itu, namun tampaknya memang hal ini tak direncanakan. Pasalnya pada April lalu ia terlihat sangat terlibat dalam keseharian di Sega, dan ia mendapat posisi tambahan sebagai Chief Publishing Officer.

Di induk usaha Sega pun -- Sega Sammy --, Matsubara menjabat sebagai dewan direksi. Semua posisi itu pun kini ditinggalkan Matsubara, tepatnya pada Jumat (30/7/2020) lalu.

Sega Sammy belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pengunduran diri pejabatnya itu, termasuk alasan pengunduran diri tersebut.

Matsubara bergabung ke divisi jaringan Sega pada 2014 sebagai Chief Technology Officer. Pada 2017 ia naik jabatan menjadi presiden, di mana ia bertanggung jawab atas semua pengembangan operasi Sega.

Sebelum bergabung ke Sega, Matsubara adalah presiden dan CEO perusahaan game Jepang lain bernama Tecmo Koei. Sebelumnya ia juga pernah menjadi CEO Zynga Jepang selama dua tahun.

Sega saat ini tengah berusaha mengubah bisnis mereka agar tetap bisa mengikuti perkembangan zaman. Pada tahun 1990an mereka memang populer, namun pamornya terus merosot setelah mereka menyetop produksi konsol Dreamcast pada 2001.

Kini mereka berfokus pada pengembangan game dan berusaha menghadirkan variasi game dari beberapa judul game populer mereka, salah satunya adalah Sonic the Hedgehog.

Sega sebelumnya juga sudah mengkonfirmasi pengembangan dua buah game PC, yaitu Troy: A Total War Saga yang akan diluncurkan pada 13 Agustus, dan Yakuza: Like a Dragon yang belum diketahui tanggal peluncurannya.

Salah satu usaha mereka untuk tetap eksis adalah dengan menjual nostalgia, salah satunya dengan merilis konsol handheld Game Gear yang harganya USD 50, lengkap dengan gamenya, seperti Sonic the Hedgehog dan Sonic Chaos. Setiap game ini dibundling dengan konsol dengan warna berbeda, jadi penggunanya harus membeli ke-16 konsol tersebut jika ingin mempunyai semua game tersebut.



Simak Video "SEGA Segera Rilis Game Gear Mini Seharga Rp 650 Ribuan"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)