Atlet eSport Top China Pensiun di Usia 23 Tahun

Atlet eSport Top China Pensiun di Usia 23 Tahun

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 06 Jun 2020 11:03 WIB
Jian Zihao alias Uzi
Atlet eSport Top China Pensiun di Usia 23 Tahun Foto: Riot Games
Jakarta -

Atlet eSport ternama di China, Jian Zihao, mengumumkan pensiun dari dunia kompetisi gaming di usia 23 tahun karena masalah kesehatan. Ia telah menjadi atlet eSport League of Legends sejak tahun 2012 dan dikenal dengan nama Uzi.

Dikutip detikINET dari Abacus News, Sabtu (5/6/2020) lewat postingan di Weibo, Uzi memutuskan untuk pensiun setelah didiagnosa menderita diabetes tipe 2 tahun lalu. Kondisi kesehatannya itu merupakan kombinasi dari stres, obesitas, pola makan tidak teratur dan sering begadang.

Selain diabetes, ia juga didera sakit di bahunya yang telah dideritanya selama bertahun-tahun. Bahkan kondisi tersebut membuatnya berpikir untuk pensiun awal di usia 18 tahun.

"Kondisi fisik saya tidak memungkinkan untuk tetap bertanding," kata Uzi.

Untuk meningkatkan kondisi kesehatannya, Uzi mengatakan ia telah menjalani pengobatan selama enam bulan terakhir dan mengubah rutinitasnya, tapi upaya tersebut belum berbuah hasil. Bahkan pengobatannya justru berdampak negatif pada kondisi mentalnya.

Berita pensiunnya Uzi langsung menjadi trending topic di media sosial China seperti Weibo dan Zhihu. Penggemarnya membanjiri media sosial untuk mendoakannya dan memintanya untuk menjaga diri dan beristirahat.

Postingannya mendapat lebih dari 300.000 balasan dan lebih dari 600.000 orang menggunakan tagar #UziRetires.

Uzi memulai karier profesionalnya sebagai pemain League of Legends pada tahun 2012, saat usianya masih 15 tahun. Ia berhasil membawa timnya, Royal Club, mencapai League of Legends World Championship Finals.

Setelah sempat berpindah tim ke OMG dan QG Reapers, ia kembali ke tim baru Royal Club bernama Royal Never Give Up (RNG) yang mendominasi LoL pada tahun 2018.

Kecanduan game memang dilihat sebagai masalah besar di China karena dianggap bisa memperburuk kesehatan anak-anak. Pada November 2019, pemerintah China membatasi waktu gaming untuk mereka yang berusia di bawah 18 tahun agar tidak main game dari pukul 22.00 hingga 08.00.

World Health Organization juga menetapkan 'gaming disorder' sebagai salah satu kondisi kesehatan mental.



Simak Video "EVOS eSport Luncurkan Program Membership se-Asia Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)