Selama Pandemi COVID-19, Game Mobile Laris Bak Kacang Goreng

Selama Pandemi COVID-19, Game Mobile Laris Bak Kacang Goreng

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 28 Mei 2020 21:47 WIB
Ilustrasi main game mobile
Selama Pandemi COVID-19, Game Mobile Laris Bak Kacang Goreng (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Merebaknya virus Corona di berbagai belahan dunia berdampak pada meroketnya jumlah yang men-download game mobile. Menurut laporan dari App Annie dan IDC, jumlah unduhan game mobile mencapai rekor tertinggi selama pandemi COVID-19.

Dengan imbauan pemerintah agar masyarakat untuk tetap berada di rumah saja dan menjaga jarak sosial, membuat orang-orang beralih ke game mobile. Alhasil, jumlah download game mobile mingguan naik 35% hingga 1,2 miliar pada bulan Maret kemarin.

"(Perangkat-red) sekarang menjadi pendorong utama pertumbuhan konsumsi game digital," tulis laporan tersebut seperti dikutip dari The Verge, Kamis (28/5/2020).

Dilihat dari jenis game mobile yang banyak diminati selama pandemi COVID-19 ini, App Annie dan IDC mengungkapkan bahwa game simulasi dan trivia jadi yang paling favorite pengguna perangkat mobile. Selain itu, game petualangan juga jadi incaran untuk mengusir kebosanan di rumah aja.

Game simulasi yang paling diminati itu, di antaranya Woodturning, Ludo King, dan game pembangunan taman Gardenscapes - New Acres.

Dengan meroketnya jumlah game mobile ini memperlihatkan keunggulan perangkat mobile dibandingkan perangkat PC yang biasanya jadi tempat andalan untuk bermain game.

Game sendiri kini kian populer dalam beberapa bulan terakhir karena orang-orang mencari hobi baru selama di rumah. Gamer tersebut bahkan mau merogoh kocek hingga total keseluruhannya naik 9% dari biasanya.

Game PC di Stream pun juga melonjak dari rata-rata 16,7 juta pengguna dari September hingga Desember 2019 menjadi 22,5 juta pengguna pada Maret dan April 2020. Penjualan Nintendo Switch juga mendapat berkah dengan meningkat lebih dari dua kali lipat pada bulan Maret kemarin.



Simak Video "Brasil Mulai Uji Coba Vaksin COVID-19 Inggris untuk 2 Ribu Partisipan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)