Hikmah Corona, Industri Game Indonesia Naik 20%

Hikmah Corona, Industri Game Indonesia Naik 20%

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 29 Apr 2020 07:32 WIB
gaming
Hikmah Corona, industri game Indonesia melonjak 20%. Foto: shutterstock
Jakarta -

Selalu ada hikmah di balik musibah. Kata-kata ini sepertinya cocok menggambarkan kondisi industri game di Indonesia di tengah wabah virus Corona.

Seperti kita ketahui sejak Pandemi COVID-19 melanda Tanah Air, banyak industri terkena dampak. Beberapa bisnis terpaksa merumahkan pegawainya, malah ada yang sampai gulung tikar.

Tapi kondisi berbeda dirasakan industri gaming. Bukannya menurun karena Corona, sebaliknya malah naik.

"Menurut data yang saya dapatkan dari Asosiasi Game Indonesia, untuk pemilik game sendiri itu naik 10-20%. Kalau yang penyedia service game itu variatif, ada yang naik dan turun," ungkap Joshua Simandjuntak, PLT Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat Silahturahmi Kreatif IM3 Ooredoo x Kreatif Hub, Selasa (28/4/2020).

Sejak wabah Corona melanda orang-orang melaksanakan anjuran untuk belajar dan bekerja di rumah. Untuk menghabiskan waktu dan membuang kebosanan, mereka lampiaskan bermain game. Karenanya jumlah orang yang mengakses game melonjak drastis di berbagai negara.

Joshua Simandjuntak, PLT Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)Joshua Simandjuntak, PLT Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Foto: screenshot/detikINET

Pun begitu, kata Joshua, pandemi ini tetap memukul sejumlah sektor di industri game lokal, salah satunya pengembang. Mereka tetap melanjutkan pengembangan game meski dilakukan di rumah, hanya saja keterbatasan infrastruktur menjadi kendala.

"Saya sempat tanya kalau bikin di kantor atau di rumah ada bedanya nggak, kan sama-sama depan komputer. Ternyata infrastruktur kita tidak cukup untuk mentransfer data yang besar, mungkin karena 3D render yang komplek," kata pria berkacamata ini.

Terkait masalah itu, pihak Kemenparekraf berjanji siap membantu untuk mencarikan solusi.

"Dari mereka ada permintaan untuk membantu sisi infrastruktur. Kami akan bicara ke Kominfo bagaimana mengupgrade infrastruktur-infrastruktur agar industri game bisa naik. Besar soalnya industri game ini," pungkas Joshua.



Simak Video "Langkah Kemenparekraf Usai 8 Pegawainya Positif COVID-19 saat Bertugas"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)