Kamis, 28 Nov 2019 09:54 WIB

Karier Pro Player Pendek, Ini Profesi eSport Alternatifnya

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi. Foto: Monica Arum/detikINET Ilustrasi. Foto: Monica Arum/detikINET
Jakarta - Meningkatnya popularitas eSport di Indonesia menjadikan ekosistemnya turut berkembang. Akibatnya, semakin banyak profesi terkait eSport yang bisa ditekuni dan tidak hanya atlet profesional saja.

Bahkan menurut Co-founder Yamisok Tech Indonesia, Diana Tjong, karier sebagai pro player eSport terbilang memiliki usia yang pendek. Untuk itu pemain harus memiliki skill lainnya yang bisa membantu karier mereka di industri eSport.

"Kalau kalian cuma memposisikan sebagai player, oke kalian cuma punya umur karier yang pendek. Tapi kalau kalian bisa membawa diri itu kariernya panjang," kata Diana saat mengisi panel di program EXP Esports Academy di Menara Digitaraya, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).


Setelah tidak lagi menjadi atlet profesional, Diana mengatakan pemain bisa menjajal profesi lain yang masih berhubungan dekat dengan eSport. Misalnya saja dengan menjadi pelatih, analis, influencer, content creator, bergabung di asosiasi dan masih banyak lagi.

Hal ini juga diamini oleh Marketing Manager Moonton Indonesia, Aswin Atonie. Menurutnya skill tambahan ini tidak hanya bisa membantu pemain untuk merambah profesi baru tapi juga membuat mereka lebih kreatif.

Misalnya untuk pemain yang ingin merangkap sebagai content creator dan influencer di YouTube, Aswin menyarankan mereka untuk berlatih berbicara di depan publik agar tidak membosankan di depan kamera.

"Latih jangan cuma skill gaming kamu tapi juga skill ngomong kamu supaya bisa jadi key opinion leader," kata Aswin di kesempatan yang sama.

"Jago itu satu hal, tapi interaktif itu penting. Game itu hiburan jadilah gamer yang menghibur," sambungnya.



Simak Video "Kemeriahan Kompetisi PUBG Mobile di Jakarta "
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)